Suara.com - Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking membuat keputusan mengejutkan dengan membawa Penyerang Muangthong United, Poramet Arjvirai untuk Piala AFF 2022.
Pasalnya, sebelum dipanggil mengikuti pemusatan latihan Tim Gajah Perang, Poramet Arjvirai yang merupakan penyerang lokal, belum pernah tampil bersama timnas Thailand di level internasional.
Hal ini berarti bahwa Poramet Arjvirai menjadi salah satu nama pemain yang akan mencatatkan debutnya bersama timnas Thailand di Piala AFF 2022.
Jika merujuk performa Poramet Arjvirai bersama klub, sebetulnya tidak ada catatan performa yang impresif. Sebab, kontribusinya sangat minim karena kalah bersaing dengan penyerang yang lebih senior.
Tentu saja menarik dinantikan kiprah Poramet Arjvirai di Piala AFF 2022. Sebab, Alexandre Polking pasti melihat sesuatu yang istimewa dari pemain binaan Muangthong United itu hingga memberinya kesempatan debut di skuad Gajah Perang.
Profil Poramet Arjvirai
Sebagai informasi, Poramet Arjvirai ini merupakan pesepak bola Thailand yang tercatat lahir di Bangkok pada 20 Juli 1998. Dia bermain di posisi penyerang.
Poramet Arjvirai mengawali kariernya bermain sepak bola saat bergabung dengan akademi Muangthong United. Di sana, dia sudah berlatih sejak umur 11 tahun.
Setelah delapan tahun menimba ilmu di klub junior, Poramet akhirnya mendapatkan kesempatan untuk promosi ke tim senior Muangthong United pada tahun 2017.
Baca Juga: Tak Ada Target Pribadi, Ilija Spasojevic Cuma Mau Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2022
Meskipun demikian, Poramet tak langsung mendapat kesempatan untuk bermain. Sebab, ketika usianya menginjak 19 tahun itu, dia harus menjalani masa pinjaman terlebih dahulu.
Dia tercatat pernah bermain untuk Udon Thani FC (2017) dan Bangkok FC (2018). Baru setelah itu, dia kembali ke Muangthong United dan memulai merangsek ke tim utama.
Dari catatan Transfermarkt, Poramet Arjvirai sudah memainkan total 80 pertandingan bersama Muangthong United di semua ajang, baik itu Thai League, Thai FA Cup, maupun Thai League Cup.
Sejatinya, penampilan pemain berusia 24 tahun itu tak cukup menjanjikan di musim ini. Sebab, meskipun mendapat menit bermain yang cukup, kontribusinya masih terhitung minim.
Sebagai seorang striker, Poramet Arjvirai hanya mampu menyumbangkan dua gol dan satu assist dari 14 pertandingan. Jumlah ini hanya membawanya duduk di urutan kelima.
Dia masih kalah perolehan gol dari seniornya, Adisak Kraisorn (4 gol), maupun dua pemain asing Muangthong United, Sardor Mirzaev (4 gol) dan Eric Johana Omondo (3 gol).
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Miris PSSI Jelang Piala AFF: Tak Punya Uang, Pemain Diminta Berjuang
-
Keren! Timnas Indonesia Sewa Pesawat Selama Piala AFF 2022
-
Profil Teerasil Dangda, Bomber Veteran Thailand di Piala AFF 2022
-
3 Bintang Timnas Thailand yang Harus Absen di Piala AFF 2022
-
Serius Tatap Piala AFF 2022, Timnas Singapura Gelar TC di Jepang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan