Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membongkar fakta mengejutkan jelang Piala AFF 2022. Dia menyebut PSSI selaku federasi sepak bola nasional tidak punya uang.
Hal itu disampaikan Shin Tae-yong dalam wawancara yang tayang di kanal YouTube PSSI, Jumat (2/12/2022). Dia pun meminta pemain bersabar sekaligus berjuang di Piala AFF 2022.
"Dari hati kalian, tolong bisa maksimal, kalau ada ketidaknyamanan di pemain tolong kasih tahu kepada tim pelatih, apa yang bisa dibantu akan dibantu maksimal," kata Shin Tae-yong.
"Di PSSI sekarang tidak ada uang sama sekali pasca Tragedi Kanjuruhan. Liga berhenti sponsor tidak ada yang masuk, pemain pasti susah," tambahnya.
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan sangat berimbas negatif kepada banyak aspek sepak bola Indonesia. Tak hanya pemain yang kehilangan menit bertanding tetapi juga keuangan PSSI.
Tanpa adanya kompetisi yang bergulir, khususnya Liga 1, PSSI dinilai Shin Tae-yong tidak memiliki pemasukan dari pihak sponsor. Dia pun meminta anak asuhnya untuk bekerja keras demi membawa gelar juara Piala AFF 2022.
Juru taktik asal Korea Selatan itu memandang trofi Piala AFF 2022 akan menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia.
"Dengan kita juara kali ini kita bisa bangkitkan lagi sepak bola Indonesia. Kita punya kewajiban jadi tidak cuma kumpul TC biasa tapi cuma satu target, itu juara," tegas Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A Piala AFF 2022 bersama juara bertahan Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Adapun tim Merah Putih akan melakoni dua laga kandang di babak grup.
Baca Juga: Jepang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022 Usai Tundukkan Spanyol, Jerman Tersingkir
Skuad Garuda akan memulai kiprah pada 23 Desember menghadapi Kamboja dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dikabarkan bakal menjadi markasnya.
Tiga hari berselang, Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Brunei Darussalam, sebelum menghadapi Thailand pada 30 Desember 2022.
Setelah itu, Marc Klok dan kawan-kawan bakal memainkan matchday terakhir menghadapi Filipina pada 2 Januari 2023.
Berita Terkait
-
Keren! Timnas Indonesia Sewa Pesawat Selama Piala AFF 2022
-
Profil Teerasil Dangda, Bomber Veteran Thailand di Piala AFF 2022
-
3 Bintang Timnas Thailand yang Harus Absen di Piala AFF 2022
-
Serius Tatap Piala AFF 2022, Timnas Singapura Gelar TC di Jepang
-
Galak ke Barisan Penjaga Gawang Timnas Indonesia, Pelatih Kiper Kim Bong-soo Ungkap Alasannya
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman