Suara.com - Mesut Ozil ternyata berada di Qatar ketika Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2022 pada Jumat (2/12/2022). Apa saja yang dilakukan mantan penggawa Der Panzer itu selama kunjungannya?
Timnas Jerman harus kembali menelan pil pahit di Piala Dunia 2022. Meski menang 4-2 atas Kosta Rika dalam matchday terakhir Grup E, hal itu tak cukup mengantar mereka ke 16 besar.
Pasalnya, di pertandingan lain, Jepang secara mengejutkan mampu mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1 untuk mengunci tiket fase gugur sebagai juara Grup E.
Sementara bagi Spanyol, kekalahan dari wakil Asia sudah cukup membawa mereka ke 16 besar dengan status runner-up. La Furia Roja mengoleksi empat poin dari tiga laga, setara Jerman tetapi unggul selisih gol +6 berbanding +1.
Di tengah kekecewaan para pemain Timnas Jerman, termasuk Thomas Muller yang menganggap hasil di Piala Dunia 2022 adalah sebuah bencana, Ozil ternyata hadir langsung di Qatar.
Ozil membagikan momen kunjungannya ke stadion di Qatar melalui Instagram, Kamis (1/12/2022). Dalam unggahan foto tersebut, dia menyantumkan lokasi "DOHA - Qatar" tanpa menyebutkan berada di stadion mana.
Namun, melihat arsitektur stadion tempat Ozil berfoto, mantan gelandang Arsenal itu berada di Stadion Al Bayt di Al Khor, venue yang menjadi saksi tersingkirnya Jerman di Piala Dunia 2022.
Kehadiran Ozil dimomen terendah Jerman menjadi ironi tersendiri. Meski berstatus mantan penggawa Der Panzer, hubungan pemain 34 tahun itu dengan negaranya kurang baik.
Jerman yang di Piala Dunia 2022 gencar mengampanyekan LGBT+ pernah jadi sorotan lantaran melakukan diskriminasi ras dan agama kepada Mesut Ozil pasca tersingkir dari Piala Dunia 2018.
Ozil yang merupakan pemain Jerman keturunan Turki dan beragam Islam, mengaku dikucilkan oleh negaranya sendiri. Dia menyebut cuma dianggap sebagai orang Jerman kalau tim menang, tetapi disebut imigran saat kalah.
Hal itu yang membuatnya pensiun dini dari Timnas Jerman. Hubunganya dengan Der Panzer kian buruk setelah berfoto bareng dengan Presiden Turki recep Tayyip Erdoan.
Terkini, pemain yang gencar memprotes aksi kekerasan terhadap muslim Uighur di China itu mengirim doa selama berada di Qatar.
Namun, doa itu tidak dia tujukkan untuk Timnas Jerman, melainkan bagi Qatar selaku penyelenggara Piala Dunia 2022.
"Senang berada di Qatar untuk Piala Dunia 2022," tulis Mesut Ozil dalam keterangan unggahannya di Instagram.
"Terima kasih atas keramahan yang luar biasa & organisasi yang sempurna – selalu menyenangkan berada di sini."
"Semua yang terbaik untuk Qatar untuk turnamen yang tersisa – insya Allah kita akan segera bertemu lagi," tulis Ozil seraya menyematkan bendera Turki dan Qatar.
Berita Terkait
-
Reporter Denmark Ditahan Polisi Qatar karena Liput Demo Anti Iran saat Piala Dunia 2022, Sempat Rusuh
-
Prediksi Kamerun vs Brasil di Grup G Piala Dunia 2022: Misi Super Sulit The Indomitable Lions
-
Jerman Tersingkir, Joshua Kimmich: Ini Karier Terburuk Saya
-
Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022, Ini Rekor Apik Timnas Jepang
-
Prediksi Korea Selatan vs Portugal: Menang atau Menangis Taeguk Warriors!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung