Suara.com - Sebelum jadi pahlawan kemenangan Korea Selatan atas Portugal di Piala Dunia 2022, siapa yang menyangkan Hwang Hee-chan pernah dipermalukan Timnas Indonesia di level junior?.
Hwang Hee-chan jadi pahlawan Korea Selatan lewat satu golnya pada masa injury time yang mengantar Korea Selatan menang 2-1 atas Portugal dalam matchday terakhir Grup G, Jumat (2/12/2022) malam WIB.
Kemenangan itu sekaligus mengantar Korea Selatan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Mereka finis runner-up di bawah Selecao das Quinas--julukan Timnas Portugal.
Hwang Hee-chan membobol gawang Diogo Costa pada menit 90+1 setelah mengonversi umpan brilian Son Heung-min di dalam kotak penalti lewat sontekan akurat.
Gol itu melengkapi comeback Korea Selatan yang sebelumnya menyamakan kedudukan 1-1 lewat Kim Young-gwon (27') setelah sempat tertinggal oleh gol cepat Ricardo Horta pada menit ke-5.
Namun, sebelum menjadi pahlawan Korea Selatan, gelandang tim Liga Inggris Wolverhampton Wanderers itu pernah punya pengalaman menyakitkan menghadapi Timnas Indonesia.
Ya, Hwang Hee-Chan pernah dibuat mati kutu oleh Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan ketika masih membela Timnas Korea Selatan U-19.
Kala itu, Timnas Korea Selatan dikalahkan dengan skor 2-3 oleh Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U-19 pada 2013 silam.
Evan Dimas dkk berhasil membuat malu Hwang Hee-chan dan Timnas Korea Selatan U-19 di Stadion Gelora Bung Karno.
Baca Juga: Bagan Fase Gugur Piala Dunia 2022: Final Impian Messi vs Ronaldo Bisa Terwujud
Kemenangan atas Koresel membuat timnas Indonesia U-19 saat itu memastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 sebagai juara grup.
Kini, Hwang Hee-chan menjadi salah satu bintang dari sederet pemain andalan lain Timnas Korea Selatan bersama Son Heung-min dan Lee Kang-in.
Ketika Evan Dimas masih belum sanggup memberi trofi juara Piala AFF di level senior, Hwang Hee-chan bersinar di Piala Dunia 2022.
Bahkan, karier Evan yang mandek di sepak bola nasional, sementara Hwang Hee-chan sudah berada di kasta tertinggi Liga Inggris.
Selain itu, tak sedikit para pemain di skuad timnas Indonesia U-19 era Evan Dimas yang kini sudah tidak berkarier menjadi pesepak bola profesional.
Terikini, Evan Dimas tidak masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2022. Dia kalah saing dari Marc Klok, Ricky Kambuaya hingga Rachmat Irianto di lini tengah skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Jadwal Siaran Langsung 16 Besar Piala Dunia 2022 Malam Ini: Belanda vs AS, Argentina vs Australia
-
Alasan Edinson Cavani Tinju Monitor VAR pasca Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2022
-
Australia Tidak Takut Lionel Messi, Siapkan Strategi Khusus untuk Bungkam Argentina
-
Makna Selebrasi Tak Senonoh Dusan Vlahovic di Laga Serbia vs Swiss
-
Ini Alasan Cristiano Ronaldo Minta Pemain Korea Selatan Tutup Mulut
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda