Suara.com - Kompetisi Liga 1 Indonesia kembali digelar usai peristiwa duka Tragedi Kanjuruhan di bulan Oktober lalu. Meski keputusan ini menuai pro dan kontra, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bersyukur liga ini kembali digelar.
Iwan Bule berterima kasih kepada pemerintah dan seluruh elemen sepak bola atas digelarnya kembali Liga 1 Indonesia meski tanpa penonton. Menurutnya, keputusan ini ditunggu banyak pihak yang mencari rezeki dari sepak bola Indonesia.
"Terima kasih Bapak Presiden Joko Widodo, bapak Menko Polhukam Mahfud MD, Bapak Menpora Zainudin Amali, Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepada para tim, kepada para suporter, kepada segenap awak media dan kepada seluruh rakyat Indonesia pecinta sepak bola atas kembali digelarnya sisa laga Liga 1 musim ini," kata Iwan Bule dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa.
Tragedi Kanjuruhan merupakan peristiwa seusai laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober lalu yang menewaskan 135 orang serta ratusan orang harus menjalani perawatan.
Menurut Iwan Bule, bergulirnya kembali kompetisi sangat ditunggu karena banyak orang yang hidupnya bergantung pada sepak bola.
"Lebih dari 120 ribu orang menggantungkan diri dari sepak bola, baik itu ofisial, wasit, pemain, kitman, pelatih, pelaku UMKM. Mereka hidup dari sepakbola," kata mantan Kapolda Jawa Barat itu.
Meski demikian, Iwan Bule tidak ingin larut dalam eforia ketika sisa Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 kembali bergulir karena tantangan maupun agenda lain ke depan sudah menunggu.
"Kita patut bersyukur kembali digelarnya sisa Liga pada musim ini, namun di satu sisi kita pun masih sangat berduka atas Tragedi Kanjuruhan, akan tetapi sepak bola harus terus bergulir, karena tidak sedikit orang yang bergantung hidup dari sepak bola ini. Oleh karena itu, saya mengatakan kepada para pemain di ruang ganti tadi agar bermain dengan sportif," pungkas Iwan Bule.
Liga 1 Indonesia kembali bergulir setelah terhenti sekitar dua bulan. Hanya saja kelanjutan liga sepak bola tertinggi di Indonesia tidak dilakukan sistem home away namun dengan menggunakan sistem bubble di beberapa stadion di Jawa Tengah dan Yogyakarta. [Antara]
Baca Juga: Klasemen Sementara BRI Liga 1: PSIS Semarang Melesat, PSM Makassar dan Bali United Makin Kokoh
Berita Terkait
-
Klasemen Sementara BRI Liga 1: PSIS Semarang Melesat, PSM Makassar dan Bali United Makin Kokoh
-
Jadwal BRI Liga 1 Hari Ini Selasa 6 Desember 2022: Persebaya vs Barito Putera, Persija vs Borneo FC, Persis Solo vs RANS Nusantara FC
-
Debut Pemain PSIS di BRI Liga 1: Ridho Syuhda Putra Cetak Gol Abaikan Carlos Fortes, Ian Andrew Gillan Bilang Ini
-
PSIS Semarang Clean Sheet Tanpa Alie Sesay, Suporter: Bek Lokal Lebih Baik
-
1.500 Volunteer Dibutuhkan Selama Piala Dunia U-20 Indonesia, Segera Daftar!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda