/
Selasa, 06 Desember 2022 | 07:10 WIB
Bek PSIS Semarang, Alie Sesay (instagram @psisofficial)

SUARA SEMARANG - PSIS Semarang berhasil menang 3-0 saat melawan Madura United pada Senin (5/12/2022) di Stadion Manahan Solo dalam lanjutan BRI Liga 1.

Barisan belakang PSIS Semarang mendapatkan sorotan dari suporter karena berhasil mencatatkan clean sheet kedua musim ini.

Uniknya, semua personel yang menjaga lini belakang PSIS Semarang adalah pemain lokal.

Padahal PSIS Semarang pada musim lalu memboyong bek asing, Alie Sesay dari Persebaya Surabaya.

Penampilan apik Alie Sesay bersama Bajul Ijo yang membuat manajemen Mahesa Jenar tertarik menggunakan tenaga pemain timnas Sierra Leone tersebut.

Namun saat bermain dengan PSIS Semarang, penampilan Alie Sesay dianggap para suporter belum maksimal.

Saat melawan Madura United, PSIS Semarang tidak memainkan Alie Sesay di dalam lapangan.

Wahyu Prast yang pulih dari cedera bersama Alfeandra Dewangga yang menjadi benteng terakhir sebelum para pemain Madura United menghadapi penjaga gawang PSIS Semarang, Wahyu Tri Nugroho.

Baik Wahyu Prast dan Dewangga bermain sigap dan lugas dalam menghalau serangan Beto dan kawan kawan.

Baca Juga: Hanjeli Didorong Jadi Alternatif Pengganti Beras

Ditambah lagi Fredy Saputra dan Fredyan Wahyu yang menjaga sisi flank PSIS Semarang mematikan pergerakan cepat Ronaldo Kwateh dan Lulinha.

Saat bertahan, bek PSIS Semarang bisa berubah menjadi lima pemain.

Sedangkan saat build up serangan dari belakang, gelandang bertahan PSIS Semarang Delvin turun mengisi posisi bek.

Dengan demikian Fredyan Wahyu dan Frendy Saputra bisa naik membantu serangan sehingga PSIS Semarang bisa menang jumlah pemain di tengah lapangan.

Penampilan bek lokal PSIS Semarang mendapatkan pujian dari suporter.

Mereka mengatakan bahwa pemain lokal sebenarnya bisa menjadi andalan ketimbang bergantung pada pemain asing yang performanya masih belum terlihat signifikan.

Load More