Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll antusias Liga 1 2022/2023 kembali dilanjutkan. Menurutnya, kini pecinta sepak bola Tanah Air punya banyak tontonan lantaran ada Piala Dunia.
Adapun Liga 1 sudah bisa disaksikan lagi pada 5 Desember 2022 setelah terhenti akibat Tragedi Kanjuruhan, Malang. Setidaknya kompetisi terhenti selama dua bulan lamanya.
Tentu ini menjadi angin segar bagi klub-klub Liga 1 seperti Persija Jakarta. Sebab, kini tim kesayangan Jakmania itu bisa bertanding lagi dan menghibur fans.
"Hanya terbesit kesan yang positif. Kami sangat senang akhirnya liga kembali mulai. Akhirnya bisa merasakan bermain lagi setelah 10 pekan tidak bermain di Liga 1 karena para pemain membutuhkan itu (pertandingan)," kata Doll dalam keterangan yang diterima Suara.com, Selasa (6/12/2022).
"Tidak mudah bagi para pemain karena mereka latihan di setiap pekan tapi tidak mempunyai target. Situasi ini penting untuk sepak bola Indonesia karena akhirnya Liga 1 mulai," sambungnya.
Menariknya, Liga 1 bergulir disaat Piala Dunia 2022 berlangsung. Kini, masyarakat Indonesia bisa memilih menonton Liga 1 atau Piala Dunia.
"Semua orang Indonesia di rumah bisa memilih apakah mereka mau menonton Piala Dunia atau Liga 1," jelasnya
Adapun lanjutan Liga 1 digelar berbeda. Jika sebelumnya dengan format home-away, kini bergulir pakai sistem bubble terpusat di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Selain itu, pertandingan akan berlangsung tanpa penonton. Setidaknya format ini dipakai sampai pekan ke-17 atau putaran pertama selesai. Kemudian setelah itu bakal kembali seperti semula.
Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya vs Barito Putera di Liga 1 2022/2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak