Suara.com - Timnas Portugal belum tentu turunkan Cristiano Ronaldo dalam laga lanjutan Piala Dunia 2022 Portugal vs Swiss, Selasa hari ini. Hal itu diungkapkan Pelatih Portugal Fernando Santos.
Awalnya Fernando Santos ditanya soal kelakuan Ronaldo marah saat ditarik keluar saat menghadapi Korea Selatan.
Ronaldo terlihat tak suka digantikan pada menit ke-65 dari kekalahan 2-1, dengan kamera yang menangkap pemain berusia 37 tahun itu tampak mengatakan, "Dia terburu-buru untuk menggantikan saya."
Di sisi lain, Ronaldo kemudian terlibat pertengkaran verbal dengan pemain Korea Selatan Cho Gue-Sung saat dia meninggalkan lapangan.
Santos sudah bicara dengan Ronaldo soal insiden itu. Namun Santos menolak blak-blakan apakah Ronaldo akan masuk dalam tim untuk pertandingan babak 16 besar melawan Swiss di Stadion Lusail.
"Saya hanya memberi tahu tim siapa yang akan bermain di ruang ganti," kata Santos, dikutip ESPN.
"Saya akan memulai tim yang menurut saya harus dimainkan. Itulah yang telah saya lakukan sepanjang hidup saya. Saya baik-baik saja dengan diri saya sendiri, tidak ada masalah. Saya tetap dengan hati nurani saya."
"Saya hanya memikirkan apa yang baik untuk Portugal dan tim nasional. Dan topik [Ronaldo] selesai. Kami menyelesaikannya secara internal. Semuanya beres."
Prediksi
Baca Juga: Pelatih Portugal Ditanya Ronaldo Mau Jadi Pemain Klub Arab Saudi Al Nassr: Nggak Tahu
Dikutip dari Antara, Fernando Santos mendapatkan dorongan semangat setelah gelandang Otavio siap bermain dalam pertandingan melawan Swiss dalam 16 besar Piala Dunia yang dilangsungkan Selasa malam nanti .
Setelah absen dalam dua pertandingan terakhir karena cedera paha, gelandang Porto itu akan bergabung bersama rekan-rekan satu timnya.
Bek tengah Danilo Pereira yang mengalami tiga patah tulang rusuk pekan lalu juga sudah pulih sehingga bisa segera dimainkan.
Namun penggantinya dalam dua pertandingan terakhir, Pepe yang sudah berusia 39 tahun, mungkin mempertahankan tempatnya guna ditugaskan mengawal striker Swiss Breel Embolo yang sudah dua kali mencetak dua gol dalam Piala Dunia 2022.
Pepe akan dipasangkan dengan bek tengah Manchester City Ruben Dias, yang diistirahatkan kala Portugal menyerah 1-2 kepada Korea Selatan.
Santos terpaksa merotasi bek kiri setelah Nuno Mendes absen akibat cedera saat menghadapi Uruguay.
Santos juga akan memindahkan Joao Cancelo ke kiri dan memasukkan Diogo Dalot pada posisi sayap kanan pertahanan dalam formasi sama seperti saat Portugal menghadapi Swiss dalam fase grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?