Suara.com - Kemenangan mengejutkan Maroko atas Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2022 tak lepas dari peran Yassine Bounou dalam menjaga gawang tim berjuluk The Atlas Lions itu dari kebobolan.
Duel Maroko vs Spanyol yang berlangsung di Stadion Education City, Selasa (6/12/2022) malam WIB itu berlangsung sengit selama waktu normal dan tambahan waktu.
Alhasil, skor imbang 0-0 membuat pemenang dalam laga ini ditentukan lewat drama adu penalti. Maroko pun keluar sebagai yang terbaik usai menang 3-0 dari La Furia Roja.
Kemenangan Maroko tak lepas dari performa kipernya, Yassine Bounou yang mampu menggagalkan tiga eksekutor di babak adu penalti.
Bahkan selama 90 menit waktu normal dan babak tambahan 2x15 menit, Yassine Bounou berkali-kali mampu menepis tendangan pemain Spanyol.
Profil Yassine Bounou
Dilansir dari BolaTimes--jaringan Suara.com, Rabu (7/12/2022), kiper 31 tahun ini lahir di Montreal, Kanada pada 5 April 1991. Meski lahir di Kanada, Bounou berkewarganegaraan Maroko.
Bounou mengawali karier kipernya dari akademi sepak bola Wydad Casablanca pada 2010 lalu. Dua tahun berselang, tepatnya 2012, ia melanjutkan karier ke Spanyol dan bergabung di Atletico Madrid B.
Berseragam Atletico Madrid B, Bounou sempat dipinjamkan ke Real Zaragoza. Menunjukkan performa yang baik, Bounou dipromosikan ke skuad utama Atletico Madrid pada 2016.
Baca Juga: Dibungkam Maroko, Spanyol Diminta Belajar ke Timnas Indonesia, Garuda Pernah Menang 1-0
Namun Bounou tak lama-lama di Atletico Madrid dan melanjutkan karier di Girona FC pada 12 Juli 2016. Pada 2019, Bonou lebih sering dipinjamkan ke Sevilla. Tepat pada 4 September 2020, ia resmi menjadi kiper Sevilla setelah dilepas Girona sebesar Rp69,5 miliar.
Performa di level klub mendapat perhatian dari Timnas Maroko. Pada 14 Agustus 2013, saat itu Bounou berusia 22 tahun melakukan debutnya bersama Singa Atlas. Total ada 48 pertandingan yang dia ikuti selama membela timnas.
Pada Piala Dunia 2022 ini, Bounou dimainkan oleh Walid Regragui sebanyak 3 kali. Pertama kali di laga perdana menghadapi kroasia dengan skor akhir 0-0. Lalu di pertandingan keduanya menghadapi Kanada dengan kemenangan 1-2, sementara laga ketiganya saat melawan Spanyol di babak 16 besar dengan kemenangan babak adu penalti, 3-0.
Bounou kebobolan 1 gol selama di Piala Dunia 2022. Ia juga mencatatkan cleansheet sebanyak 1 kali.
Maroko mencatatkan sejarah setelah mengalahkan Spanyol lewat drama adu penalti. Kemenangan ini menjadi pertama kalinya untuk Singa Atlas melaju ke perempat final dalam kompetisi Piala Dunia.
Selanjutnya Maroko akan menghadapi lawannya di perempat final antara Portugal atau Swiss yang segera bertanding pada Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
4 Negara Afrika yang Mampu Lolos ke 8 Besar Piala Dunia, Terbaru Maroko
-
Goncalo Ramos Cuma Butuh 17 Menit untuk Lewati Pencapaian Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, CR7 Makin Minder?
-
Cetak Hat-trick, Goncalo Ramos Ramaikan Persaingan Top Skor Piala Dunia 2022
-
Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2022: Maroko di Antara Para Raksasa, Siapa Lawan Siapa?
-
Xherdan Shaqiri Minta Maaf Swiss Tersingkir di Piala Dunia 2022, Babak Belur Dihajar Portugal 6-1
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Kartu Merah Tak Hentikan Persib! Klok Bongkar Rahasia Kemenangan Maung Bandung
-
Bingung Dukung Persija atau Persib Buat Juara Super League, Rachmat Irianto Kasih Jawaban Tegas
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
-
Cetak Brace dan Jadi Kapten, 2 Fakta Debut Putu Ekayana Bersama Timnas Indonesia U-17