Suara.com - Kiper timnas Belanda, Andries Noppert menegaskan bahwa dirinya tidak takut untuk berhadapan pemain sekaliber Lionel Messi. Dia bahkan sesumbar bakal menggagalkan tembakkan penalti La Pulga andai Argentia dihadiahi tendangan 12 pas.
Belanda akan menghadapi favorit juara Argentina dalam babak perempat final Piala Dunia 2022. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, Sabtu (10/12/2022) pukul 02.00 WIB.
Laga ini bisa dibilang bakal jadi ujian berat bagi kiper 28 tahun itu mengingat minimnya pengalaman di level internasional.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2022 merupakan debut Andries Noppert bersama timnas Belanda. Alhasil, kiper Heerenveen ini belum pernah menghadapi lawan semematikan Messi.
Noppert memang tampil apik dalam empat laga terakhir Belanda di mana dirinya cuma kebobolan dua gol dan mampu bikin catatan cleansheet ketika menghadapi Qatar dan Senegal.
Namun kini, Noppert harus berhadapan dengan tim kuat Argentina yang diisi penyerang haus gol dalam diri Julian Alvarez hingga Lionel Messi.
Perihal tendangan penalti, Noppert juga belum pernah merasakannya selama membela Belanda di Piala Dunia 2022. Karena itu, laga kontra Argentina akan jadi ujian berat baginya.
Meski kurang pengalaman, kiper kelahiran 7 April 1994 itu mengaku tidak gentar menghadapi La Pulga. Dia menyebut Messi cuma manusia biasa, dan sepakan penaltinya pun masih bisa dipatahkan.
Hal itu merujuk pada keberhasilan kiper Polandia, Wojciech Szczesny yang mampu menggagalkan tendangan penalti Messi pada fase grup Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Luka Modric Ancam Brasil Jelang Perempat Final Piala Dunia 2022: Tim Favorit Juga Bisa Kalah Kok
"Saya selalu siap untuk itu, dan dia juga bisa gagal. Kami melihatnya di awal turnamen ini [saat tembakkan Messi dihentikan Szczesny]," kata Andries Noppert dikutip dari Goal Internasional, Jumat (9/12/2022).
"Jadi dia sama seperti kita, manusia. Pastinya dia pemain bagus, tapi saya juga pasti bisa menangkan tendangan penalti," tambahnya.
Laga kontra Argentina jadi ujian berat bagi Belanda bukan tanpa alasan. Pada perjumpaan terakhir kedua tim, De Oranje takluk di semifinal Piala Dunia 2014 lewat adu penalti.
Usai bermain imbanb 0-0 selama 120 menit, tim yang saat itu juga dipimpin pelatih Louis van Gaal kalah 2-4 di babak tos-tosan dengan Ron Vlaar dan Wesley Sneijder gagal mengesekusi tendangan dengan baik.
Berita Terkait
-
Jelang Belanda vs Argentina, Louis van Gaal Ungkit Pernah Ribut dengan Angel di Maria, Dibilang Pelatih Paling Buruk
-
Louis van Gaal Emosi Ditanya Wartawan soal Taktik Belanda vs Argentina: Anda Tak Mengerti Kalau Sepak Bola Berkembang
-
WAGs Timnas Inggris Kompak Kuatkan Tunangan Raheem Sterling Setelah Dirampok
-
5 Kandidat Kiper Terbaik di Piala Dunia 2022, Penjaga Gawang Portugal Tak Masuk
-
4 Negara yang Diprediksi Gagal Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026