Suara.com - Dari 10 tim yang akan berpartisipasi pada Piala AFF 2022, terdapat tiga peserta yang jika dijumlah nilai pasarnya memiliki harga yang selangit. Mereka adalah Indonesia, Vietnam dan Thailand.
Melonjaknya nilai pasar ketiga peserta Piala AFF 2022 ini tak terlepas dari kehadiran beberapa pemain bintangnya yang memiliki banderol tinggi.
Berkat pemain-pemain tersebut, nilai pasar skuad ini jadi ikut tinggi. Namun, mereka juga tentu saja juga akan menjadi pemain kunci untuk timnya masing-masing di turnamen yang berlangsung secara dua tahunan ini.
Berikut tiga kontestan Piala AFF 2022 yang memiliki skuad dengan nilai pasar tertinggi.
1. Thailand (Rp103.3 miliar)
Sebagai salah satu tim yang akan selalu difavoritkan menjuarai Piala AFF, Thailand juga kali ini datang dengan skuad yang mewah meskipun tak lengkap.
Pasalnya, dari semua nama pemain pilihan pelatih Alexandre Polking, nilai pasar keseluruhan skuad Gajah Perang mencapai 6,35 juta euro alias senilai Rp103.3 miliar.
Beberapa nama pemain bintang memang harus absen. Namun, masih ada Theerathon Bunmathan yang menjadi pemain dengan nilai pasar termahal.
Sebab, bek kiri jebolan Liga Jepang itu saat ini dibanderol dengan harga sebesar 600 juta euro, atau jika konversi ke rupiah menjadi Rp,9,7 miliar.
Baca Juga: Isu Ancam Keluar, Ronaldo Ikut Latihan Timnas Portugal Jelang Hadapi Maroko, Gesturnya Jadi Sorotan
2. Vietnam (Rp 123,8 miliar)
Selain Thailand, tentu ada Vietnam yang juga menjadi salah satu unggulan di Piala AFF 2022. Sebagai salah satu kekuatan besar di Asia Tenggara, wajar bila mereka punya skuad yang mahal.
Dari semua nama pemain yang dipanggil oleh pelatih Park Hang-seo, total nilai pasar skuad The Golden Star mencapai 7,6 juta euro.
Apabila dikonversi ke rupiah, maka nilai ini setara dengan Rp123,8 miliar. Tentu, jumlah ini melonjak berkat kehadiran Nguyen Quang Hai.
Pemain yang dijuluki Lionel Messi-nya Vietnam itu memiliki nilai pasar 400 ribu euro, atau setara dengan Rp6,51 miliar.
3. Indonesia (Rp151.4 miliar)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam