Bola / Bola Dunia
Senin, 12 Desember 2022 | 10:30 WIB
Penyerang Timnas Argentina, Paulo Dybala. [Glyn KIRK / AFP]

Namanya begitu mentereng sampai Real Madrid berani memboyongnya, setelah bapuk di Santiago Bernabeu, Luka Jovic bangkit bersama Fiorentina di paruh musim 2022-2023.

Jovic sukses mencetak 7 gol dari 20 laga di Serie A dan UEFA Conference League, modal yang cukup untuk menjadi besar di Piala Dunia 2022.

Alih-alih mencetak banyak gol, Jovic justru tak mendapat kesempatan bermain di Q atar dan hanya diturunkan saat laga terakhir fase grup melawan Swiss.

Dusan Vlahovic

Dusan Vlahovic moncer bersama Juventus usai didatangkan pada musim dingin 2022, ia sudah mencetak 7 gol dari 15 laga di Serie A dan Liga Champions 2022-2023.

Meski masuk skuad Serbia di Piala Dunia 2022, Vlahovic justru kehilangan magisnya setelah jarang diberi kesempatan oleh Dragan Stojkovic.

Vlahovic baru diturunkan sebagai pemain pengganti di laga melawan Brasil dan starter di laga terakhir fase grup melawan Swiss.

Youssoufa Moukoko

Sempat bermain di laga melawan Jepang, Youssofa Moukoko justru mengalami kegagalan menyakitkan padahal statusnya sebagai pemain top Borussia Dortmund.

Baca Juga: Brasil Keok di Delapan Besar, Neymar Hancur Secara Psikologis

Moukoko hanya menjadi penghangat bangku cadangan, berbeda saat di level klub dengan torehan enam gol dari 14 pertandingand i Bundesliga.

Menyandang status pemain bintang, Moukoko justru melempem dan kondisi ini membuat keputusan pelatih yang tak mengandalkanna jadi pertanyaan besar.


Penulis: Eko Isdiyanto

Load More