Suara.com - Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara setelah Portugal secara mengejutkan disingkirkan oleh Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2022.
Penyerang berusia 37 tahun itu menangis saat dia berjalan kembali ke ruang ganti setelah Portugal kalah 0-1 dari Maroko di babak perempat final yang digelar di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Sabtu malam.
Ronaldo bermain sebagai pemain pengganti saat menghadapi Maroko dan dia juga bermain dari bangku cadangan dalam kemenangan Portugal babak 16 besar melawan Swiss.
Setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2022, Cristiano Ronaldo akhirnya memberikan pernyataannya lewat akun instagramnya bahwa dia sangat sedih impiannya berakhir.
"Memenangkan Piala Dunia untuk Portugal adalah impian terbesar dan paling ambisius dalam karir saya," tulis Ronaldo di media sosial seperti dikutip dari Bbc Sport.
"Sayangnya, kemarin [Sabtu] mimpi itu berakhir."
Ronaldo telah menjadi starter di tiga pertandingan fase grup Piala Dunia 2022 bagi Portugal sebelum pelatih Fernando Santos menurunkannya dari bangku cadangan saat menang atas Swiss.
Media Portugal sempat mengklaim bahwa Ronaldo mengancam akan meninggalkan turnamen setelah diberitahu dia tidak akan menjadi starter melawan Swiss, namun Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dan Santos membantah hal itu terjadi.
Spekulasi kemudian beredar mengenai masa depan Ronaldo. Ada yang memprediksi Ronaldo mungkin akan pensiun dari level internasional, apalagi dia sudah berusia 37 tahun.
Baca Juga: Brasil Keok di Delapan Besar, Neymar Hancur Secara Psikologis
Namun Ronaldo paham atas beredarnya spekulasi soal masa depannya. Meski demikian, dia enggan menyanggah atau membenarkan spekulasi tersebut.
"Saya hanya ingin semua orang tahu bahwa banyak yang dikatakan, banyak yang ditulis, banyak spekulasi, tetapi dedikasi saya untuk Portugal tidak berubah dalam sekejap," tambah Ronaldo.
"Saya selalu menjadi satu pemain lagi yang berjuang untuk tujuan semua orang dan saya tidak akan pernah meninggalkan rekan setim dan negara saya.
"Untuk saat ini, tidak banyak lagi yang bisa dikatakan. Terima kasih, Portugal. Terima kasih, Qatar. Mimpi itu indah selama itu berlangsung... Sekarang, kita harus membiarkan waktu menjadi penasihat yang baik dan membiarkan semua orang menarik kesimpulannya sendiri. ."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat