Namun Wydad AC kemudian merambah ke sepak bola, di mana pertandingan pertamanya terjadi pada 1939 melawan tim USM Casablanca.
Selama masa kolonialisme Prancis, Wydad AC masih tetap bermain dan berhasil menjuarai tingkat regional di musim 1945/1946.
Meski mampu meraih gelar regional, gelar liga pertama Wydad AC baru datang pada 1948. Dari sinilah dominasi tim yang juga berjuluk The Reds ini berlanjut di kompetisi domestik Maroko.
Pasca kemerdekaan Maroko pada 1955, Wydad AC menjadi salah satu tim papan atas yang sempat mengalami nasib naik turun.
Era kejatuhan Wydad AC pertama kali terjadi di awal 1960 an, di mana Wydad AC sempat terjerumus ke peringkat ke-7 Liga Maroko.
Setelah mengalami pembenahan, Wydad AC kembali menjadi juara di tahun 1966 dan berlanjut hingga dekade-dekade selanjutnya.
Puncaknya terjadi pada dekade 1980 dan 1990 an, di mana di era ini Wydad AC memasuki periode emas. Periode emas ini terlihat dari keberhasilan The Reds menjuarai Piala Champions Klub Arab di 1989.
Puncak kejayaan Wydad AC di periode emas ini terlihat saat menjuarai Kejuaraan Klub Asia-Afrika pada tahun 1993 dan dibarengi gelar domestik dan kontinental lainnya.
Bak roda yang tak selamanya di atas, Wydad AC kembali mengalami kejatuhan di era 2000 hingga 2014. Di tengah kejatuhan ini, The Reds pun masih bisa meraih gelar liga pada 2006 dan 2010.
Baca Juga: Harry Kane Diyakini Tertekan Setelah Inggris Tersingkir di Perempat Final Piala Dunia 2022
Pasca 2014, Wydad AC kembali mengukuhkan diri sebagai klub tersukses di Maroko dengan menjuarai beragam ajang domestik dan kontinental lainnya, termasuk Liga Champions Afrika pada 2017 dan 2022.
Hingga tahun 2022 ini, Wydad AC telah meraih 44 gelar di ajang domestik dan kontinental, dengan rincian 32 gelar di dapat di kompetisi domestik Maroko.
Penulis: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Profil Timnas Maroko: Singa Atlas Punya Modal Berharga untuk Piala Dunia 2026
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat