Suara.com - Perdebatan terkait siapa pemain terbaik di dunia atau bahkan sepanjang masa yang biasa disebut GOAT (Greatest of All Time) dianggap berakhir setelah Lionel Messi membawa Argentina jadi juara Piala Dunia 2022 Qatar.
Sebelum merengkuh trofi paling prestisius dalam sepak bola itu, Lionel Messi kerap dibanding-bandingkan oleh rival abadinya, Cristiano Ronaldo.
Sebelum Piala Dunia 2022, kedua mega bintang itu memiliki karier yang begitu mentereng di level klub. Hampir semua hal baik gelar tim maupun individu mereka dapatkan.
Selain sempat bersaing sengit di Barcelona dan Real Madrid, baik untuk merengkuh trofi domestik maupun Liga Champions, Messi dan Ronaldo juga bersaing dalam perebutan trofi Ballon d'Or.
Messi sejauh ini mengoleksi tujuh trofi bola emas tersebut, sementara Cristiano Ronaldo menyabetnya sebanyak lima kali.
Di luar itu, Messi dan Ronaldo juga punya trofi mayor level internasional yang setara di mana CR7 membawa Portugal merengkuh EURO 2016, sementara La Pulga membawa Argentina menang Copa America 2021.
Kini, perdebatan terkait siapa yang pantas disebut GOAT pun berakhir sebagaimana digaungkan FIFA melalui akun Twitter @FIFAWorldCup, Senin (19/12/2022).
"Perdebatan GOAT selesai. Hadiah utama sekarang menjadi bagian dari koleksinya. Legasinya kini lengkap," tulis FIFA.
"Hari ini, Argentina menjuarai PIala Dunia ketiganya, Lionel Messi, ini [trofi Man of the Match] untukmu."
Baca Juga: Wujudkan Mimpi Jadi Juara Dunia, Lionel Messi Urungkan Niat Pensiun dari Timnas Argentina
Pertarungan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022 sempat terlihat akan sengit dan mencapai puncaknya ketika Argentina dan Portugal sama-sama lolos secara meyakinkan ke fase gugur.
Namun, saat Argentina terus melaju dan mencapai babak final, Portugal-nya Ronaldo secara mengejutkan harus tersingkir di perempat final oleh tim kuda hitam Maroko dengan skor tipis 0-1.
Saat itu, Cristiano Ronaldo yang tampil dari bangku cadangan terlihat menangis ketika meninggalkan lapangan pasca pertandingan.
Ekspresi kekecewaan Ronaldo jelas terlihat di mana Piala Dunia 2022 mungkin jadi kesempatan terakhirnya memenangkan trofi paling prestisius mengingat usianya yang kini sudah 37 tahun.
Messi sendiri pada akhirnya tersenyum lebar dan bahkan mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2022 Qatar usai membantu Argentina mengalahkan juara bertahan Prancis di final.
Dalam pertandingan di Stadion Lusail itu, Argentina vs Prancis berlangsung sangat sengit. Skor sempat sama kuat 3-3 selama 120 menit sebelum La Albiceleste menang 4-2 lewat adu penalti.
Tag
Berita Terkait
-
Terasa Kejam bagi Didier Deschamps Prancis Kalah Lewat Adu Penalti di Final Piala Dunia 2022
-
Pele Sebut Lionel Messi Pantas Jadi Juara Dunia dan Puji Kylian Mbappe
-
Wujudkan Mimpi Jadi Juara Dunia, Lionel Messi Urungkan Niat Pensiun dari Timnas Argentina
-
Muram Durja Mbappe Usai Gagal Bawa Prancis Juara
-
Taklukkan Prancis, Argentina Jadi Kampiun Piala Dunia 2022 Qatar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach