Suara.com - Pelatih Timnas Malaysia Kim Pan Gon menyatakan timnya tidak bisa duduk santai jelang melawan Singapura di laga lanjutan Piala AFF 2022. Malaysia kalah telak dari Vietnam dalam pertandingan sebelumnya.
Pan Gon menyatakan setelah pertandingan Grup B Piala AFF 2022 di Stadion Nasional My Dinh, semalam.
Dikutip dari Bernama, dia pun secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa Vietnam adalah tim yang lebih baik hari ini.
“Tetapi untuk tim Harimau Malaya, saya pikir mereka mencoba yang terbaik, mereka mengikuti instruksi dari staf pelatih dan di babak pertama, kami membuat satu kesalahan saat tendangan sudut tetapi sisanya terkendali," kata Kim Pan Gon.
Atas kekalahannya dengan Vietnam, Kim Pan Gon tak salahkan Malaysia.
Dalam pikirannya, dia hanya ingin mempersiapkan sebaik mungkin jelang menghadapi Singapura.
“Ada peluang untuk menang malam ini tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi, saya harus kembali dan melihat. Saya tidak memiliki keluhan tentang para pemain dan mungkin jika saya melakukan kesalahan kami akan meninjau untuk memperbaiki sesuatu sebelum bentrok dengan Singapura,” katanya.
"Kami tidak punya waktu untuk duduk santai, kami akan segera pulih dan merencanakan pertandingan Singapura dengan baik."
Tiga gol Vietnam ke gawang Malaysia dicetak oleh Nguyen Tien Linh pada menit ke-29, Que Ngoc Hai melalui tendangan penalti (menit ke-64) dan Nguyen Hoang Duc pada menit ke-83.
Baca Juga: Mental Eropa, Jordi Amat Minta Timnas Indonesia Lakukan Ini untuk Bungkam Thailand di Piala AFF 2022
Laga Vietnam vs Malaysia sebelumnya berlangsung keras. Kedua pemain dari dua kesebelasan sama-sama menunjukkan permainan kasar yang tak jarang berbuah pelanggaran dari wasit.
Di tengah tensi panas itu, wasit asal Jepang, Sato Ryuji dinilai tidak mampu menjalankan perannya dengan adil. Fans Malaysia menuding wasit berat sebelah dan condong memihak Vietnam.
Hal itu merujuk pada beberapa keputusan wasit yang dianggap kontroversial. Misalnya ketika bek Vietnam Doan Van Hau lolos dari hukuman kartu usai melakukan sikutan kepada pemain Malaysia Azam Azmi di kotak terlarang pada menit ke-13.
Keputusan kontroversial lainnya dari wasit Sato Ryuji yang dinilai fans Malaysia merugikan tim kesayangannya terjadi di menit 62.
Bek kanan Harimau Malaya, Azam Azmi kena hukuman kartu merah langsung dari wasit. Padahal dalam tayangan ulang, ketika mengamankan bola, Azam lebih dulu ditabrak oleh pemain Vietnam.
Tak sampai di situ, wasit tidak memberi hukuman apapun kepada pemain Vietnam dan bahkan mengusir Azam serta memberikan The Golden Star Warriors hadiah penalti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda