IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB
IHSG mulai bangkit hari ini [Antara]
  • Indeks Harga Saham Gabungan sempat dibuka melemah di level 6.453 sebelum berbalik menguat ke posisi 6.470 pada rabu pagi.
  • CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan akibat sentimen negatif dari bursa Wall Street dan aksi jual asing.
  • CGS International Sekuritas menetapkan area support pertama pada level 6.390 serta merilis sejumlah rekomendasi saham pilihan bagi investor.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai bangkit pada awal perdagangan, Rabu, 16 September 2026. Meskipun, IHSG dibuka melemah ke level 6.453

Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.04 WIB, IHSG justru berbalik menghijau 0,24 persen ke level 6.470.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,16 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp532,13 miliar serta frekuensi sebesar 99.040 kali.

Di waktu itu, terdapat 252 saham menghijau, sedangkan, 225 saham merosot. Sisanya, 486 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG mulai bangkit hari ini [Antara]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • TIFA
  • KOPI
  • VOKS
  • OBMD
  • CCSI

Top Loser

  • SAPX
  • PTSN
  • MPIX
  • MGNA
  • TRJA

Proyeksi IHSG

CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahannya. Tekanan tersebut juga berpotensi diperkuat oleh aksi jual investor asing yang masih berlangsung.

Pelemahan ini disumbang dari melemahnya indeks di bursa Wall Street menjelang keputusan The Fed terkait suku bunga acuan yang berpotensi naik 25 bps diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan.

"Aksi jual investor asing yang masih berlanjut berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif di pasar," tulis CGS International Sekuritas.

Proyeksi tersebut muncul setelah IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah 1,13 persen ke level 6.461,15. Tekanan pasar domestik terjadi di tengah perhatian investor terhadap agenda Federal Open Market Committee (FOMC).

CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan area 6.390 menjadi support pertama IHSG. Jika tekanan berlanjut dan level tersebut ditembus, indeks berpotensi menguji support berikutnya di 6.320.

Sementara itu, dari sisi atas, area 6.530 menjadi resistance pertama. Resistance berikutnya berada di 6.605.

Dengan demikian, investor akan mencermati kemampuan IHSG bertahan di atas level support sekaligus perkembangan sentimen global dari keputusan The Fed.

Di tengah proyeksi IHSG yang masih tertekan, CGS International Sekuritas Indonesia juga menyiapkan sejumlah saham pilihan untuk perdagangan hari ini.

Berikut rekomendasi saham dari CGS International Sekuritas Indonesia:

  1. CMRY
  2. ERAA
  3. BRMS
  4. TINS
  5. AADI
  6. AUTO

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com