Suara.com - Timnas Indonesia tidak memiliki rekor bagus ketika berjumpa Thailand. Skuad Garuda bisa dibilang inferior dari tim Gajah Perang jelang pertemuan di Grup A Piala AFF 2022.
Duel Indonesia vs Thailand akan tersaji dalam laga ketiga Grup A Piala AFF 2022. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) pukul 16.30 WIB.
Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim yang untuk sementara bersaing sengit di papan atas klasemen Grup A dengan masing-masing telah mengoleksi enam poin dari sapu bersih kemenangan di dua laga pertama.
Meski demikian, Thailand untuk sementara berhak menduduki puncak klasemen karena unggul selisih gol dari Indonesia yakni +9 berbanding +8.
Kemenangan di laga ini bakal memastikan Timnas Indonesia menggenggam satu tiket ke babak semifinal Piala AFF 2022, kendati perjuangan untuk membungkam sang juara bertahan dinilai akan penuh tantangan.
Bagaimana tidak, Timnas Indonesia tidak memiliki catatan yang apik ketika berjumpa Thailand. Skuad Garuda, bahkan hingga di era kepemimpinan Shin Tae-yong, belum pernah mengalahkan tim Gajah Perang sejak akhir 2016 silam.
Berikut catatan miris Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Thailand
Menyitat data laman 11v11, Timnas Indonesia sudah berhadapan dengan Thailand sebanyak 80 kali sejak 1957. Hasilnya, skuad Garuda cuma mampu menang 25 kali dan kalah 40 kali dengan sisanya berakhir imbang.
Timnas Indonesia pernah dominan dari Thailand di era 50an hingga 70an. Ketika itu, dari 14 pertemuan skuad Garuda berhasil membukukan delapan kemenangan sementara Thailand hanya empat kemenangan, dua laga lainnya berakhir imbang.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
Pasukan Merah Putih bahkan pernah meraih kemenangan besar 6-3 pada ajang Piala Merdeka 1970 di Malaysia dan menang 5-0 di ajang Trofi Jakarta 1975.
Namun Indonesia juga pernah merasakan kekalahan telak 0-5 di ajang Piala Presidents 1975 di Korea Selatan.
Thailand kemudian berbalik mendominasi hingga awal 80-an. Dari 26 kali bertemu di berbagai ajang, Thailand berhasil meraih 16 kemenangan sementara Indonesia hanya meraih 6 kemenangan. Sedangkan empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Bahkan, tim Merah Putih belum pernah menang lagi dari Thailand sejak kali terakhir mempecundangi rival beratnya itu di leg pertama final Piala AFF 2016 pada 14 Desember enam tahun lalu.
Ketika itu, Timnas Indonesia mengalahkan Thailand 2-1 sebelum Gajah Perang membalas dengan kemenangan 2-1 di leg kedua sekaligus mengubur mimpi Indonesia merengkuh trofi pertama di Piala AFF.
Sejak kemenangan 14 Desember 2016 lalu, Timnas Indonesia sudah bertemu dengan Thailand sebanyak enam kali. Hasilnya, skuad Garuda bermain imbang dua kali dan empat kali kalah.
Dua pertemuan terakhir Garuda dengan Gajah Perang terjadi di final Piala AFF 2020. Hasilnya, tim yang sudah dibawah kepemimpinan Shin Tae-yong itu takluk 0-4 di leg pertama sebelum bermain imbang 2-2 di leg kedua.
Di Piala AFF sendiri, Indonesia dan Thailand sudah berjumpa 14 kali. Hasilnya, skuad Garuda cuma menang tiga kali berbanding 10 milik Thailand dan satu laga berakhir imbang.
Berikut Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF
1998 - Indonesia vs Thailand - 2-3
1998 - Thailand vs Indonesia - 3-3 (Indonesia menang adu penalti 5-4)
2000 - Thailand vs Indonesia - 4-1
2000 - Thailand vs Indonesia - 4-1
2002 - Indonesia vs Thailand - 2-2 (Thailand menang adu penalti 4-2)
2008 - Indonesia vs Thailand - 0-1
2008 - Thailand vs Indonesia - 2-1
2010 - Indonesia vs Thailand - 2-1
2016 - Thailand vs Indonesia - 4-2
2016 - Indonesia vs Thailand - 2-1
2016 - Thailand vs Indonesia - 2-0
2018 - Thailand vs Indonesia - 4-2
2020 - Thailand vs Indonesia - 4-0
2022 - Indonesia vs Thailand - 2-2
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Thailand, Alexandre Polking Sebut Jordi Amat Tak Banyak Berpengaruh
-
PIALA AFF 2022: Laga Indonesia vs Thailand Dijaga Ribuan Polisi, Tentara, Satpol PP Hingga Damkar
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bisa Bobol Gawang Thailand
-
Kocak, Shin Tae-yong Ledek Hansamu Yama yang Buang Peluang Emas Lawan Brunei
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa