Bola / BolaTaiment
Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28 WIB
Legenda sepak bola Prancis, Franck Ribery, disebut dalam dokumen terbaru terkait kasus Jeffrey Epstein. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Nama legenda sepak bola Prancis, Franck Ribery, muncul dalam dokumen terbaru kasus eksploitasi Jeffrey Epstein.
  • Dokumen tersebut berisi kesaksian tuduhan kekerasan terhadap seorang perempuan yang saat itu masih di bawah umur.
  • Pengacara Ribery membantah tegas semua tuduhan tersebut dan mengancam akan menempuh jalur hukum secara menyeluruh.

Suara.com - Legenda sepak bola Prancis, Franck Ribery, disebut dalam dokumen terbaru terkait kasus Jeffrey Epstein.

Publikasi ribuan halaman berkas oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat kembali memicu perhatian banyak pihak.

Dalam salah satu dokumen yang berisi kesaksian dan transkrip pemeriksaan, nama mantan pemain Bayern Munchen itu disebut beberapa kali.

Kasus Epstein sendiri berkaitan dengan dugaan eksploitasi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur.

Dokumen yang baru dirilis memuat pernyataan saksi, hasil pemeriksaan, serta berkas hukum yang sebelumnya dikumpulkan otoritas Amerika Serikat.

Dalam salah satu kesaksian, seorang perempuan menuduh Ribery pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya saat masih di bawah umur.

Jeffrey Epstein

“Franck Ribéry mencoba memukul saya. Dia mengetahui nomor telepon dan alamat saya. Petugas mengelilinginya dan membawanya kembali ke mobilnya,” demikian isi pernyataan dalam dokumen tersebut.

Kesaksian yang sama juga menyebut dugaan keterlibatan dalam praktik prostitusi serta permintaan terhadap gadis berusia 14 tahun.

Menanggapi kemunculan nama kliennya dalam dokumen tersebut, pengacara Ribéry, Brusa Carlo Alberto, membantah seluruh tuduhan.

Baca Juga: Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich

“Ini adalah berita palsu. Dalam kapasitas saya sebagai pengacara Tuan Ribery, saya akan mengambil tindakan dan menempuh seluruh langkah hukum yang diperlukan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran berita palsu ini,” tegasnya dilansir dari Voetbalzone

Ia juga menyebut tuduhan tersebut sebagai serangan terhadap martabat kliennya dan keluarga.

“Ini adalah serangan terhadap kehormatan klien saya dan keluarganya,” tambahnya.

Perlu dicatat, dokumen yang dirilis merupakan kumpulan kesaksian dan berkas lama dalam penyelidikan kasus Epstein.

Tidak ada keterangan mengenai proses hukum atau penyelidikan pidana baru terhadap Ribery dalam dokumen tersebut.

Ribery sendiri sebelumnya pernah terseret dalam kontroversi pada 2010 dalam kasus yang dikenal sebagai Zahia Affair.

Saat itu, ia mengaku tidak mengetahui usia seorang perempuan yang kemudian diketahui masih di bawah umur.

Kontributor: M.Faqih

Load More