Suara.com - Simon McMenemy dikabarkan resmi menjadi pelatih baru dari klub divisi teratas Liga Kamboja, Visakha FC.
Kepastian ini diumumkan oleh Visakha FC melalui akun Instagram klub pada Jumat (30/12/2022). Klub tersebut membagikan video perkenalan Simon McMenemy.
Dalam video itu, mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut mengaku sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan calon anak asuhnya di Liga Kamboja.
“Halo Visakha, nama saya Simon McMenemy. Saya sangat tidak sabar untuk segera bertemu dengan kalian,” kata Simon McMenemy.
Adapun, terakhir kali Simon McMenemy menjadi pelatih kepala adalah saat menangani Timnas Indonesia pada Januari-November 2019. Setelah didepak, pelatih asal Skotlandia itu menganggur.
Meski lama tak melatih, Simon McMenemy punya potensi untuk sukses di Liga Kamboja. Berikut alasannya!
1. Berpengalaman di Liga Asia Tenggara
Simon McMenemy bisa dibilang menghabiskan banyak kariernya sebagai pelatih di Asia Tenggara. Ini terlihat dari rekam jejaknya selama menjadi juru taktik.
Ia sempat melatih beberapa tim dari berbagai negara di Asia Tenggara. Mulai dari Dong Tam Long An (Vietnam), Mitra Kukar, Pelita Bandung Raya, Bhayangkara FC (Indonesia), hingga Loyola Meralco Sparks (Filipina).
Baca Juga: Ketum PSSI Minta Suporter Timnas Indonesia Jangan Buat Ulah di Kandang Filipina
Pengalaman ini tentunya bakal menjadi modal positif buat McMenemy karena sedikit banyak telah mengenal karakteristik pemain dan kompetisi di Asia Tenggara.
2. Punya Rekam Jejak Prestasi
Selain punya pengalaman di kompetisi sepak bola Asia Tenggara, Simon McMenemy juga terbilang cukup sukses secara prestasi sebagai pelatih.
Ia tercatat pernah membawa Loyola Meralco Sparks menjadi kampiun PFF national Men's Club Championship dan membawa Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 2017.
3. Perubahan Taktikal
Sebagai pelatih yang baru pertama kali melatih di Liga Kamboja, pendekatan taktik atau strategi dari Simon McMenemy tentunya akan sulit dibaca oleh rival-rival Vishaka FC.
Hal ini tentunya bakal menjadi keuntungan karena berpotensi membuat Vishaka FC di bawah arahan Simon McMenemy menjadi tim yang sulit diprediksi.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Persib Bandung Dapat Sinyal Pemain Jebolan SAD Uruguay, Eks Timnas Indonesia Dilarang Keluar Oleh Bos PSIS Semarang
-
Profil Visakha FC, Klub Baru Simon McMenemy yang Pernah Bantai Bali United di Piala AFC 2022
-
3 Pemain Indonesia yang Bisa Dibawa Simon McMenemy ke Liga Kamboja, No.1 Eks Rival Gelandang Wolves
-
Skuad Timnas Indonesia Sudah Tiba di Filipina, Ilija Spasojevic Enggan Remehkan Tuan Rumah
-
Kisah Simon McMenemy, Dipecat dari Timnas Kini 'Terdampar' di Liga Kamboja
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman