Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kecewa dengan timnas Indonesia saat melawan Filipina karena tidak cetak banyak gol. Justru mereka cuma menang tipis 2-1 di laga terakhir mereka di Grup A Piala AFF 2022.
Shin Tae-yong menjelaskan dia sudah bilang ke para pemain skuad garuda untuk memanfaatkan peluang, namun itu tidak terjadi dengan mulus.
"Mulai dari pertandingan pertama melawan Kamboja, saya menegaskan kepada pemain agar mencetak gol ketika mendapatkan peluang. Hari ini ternyata sama, kami tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik padahal performa terus meningkat. Saya kecewa dan ini harus dievaluasi," tutur Shin usai pertandingan kemarin.
Indonesia menang dengan skor 2-1 atas Filipina pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin malam.
Berdasarkan statistik resmi Piala AFF 2022, Indonesia membuat total 16 tendangan. Tujuh di antaranya tepat sasaran.
Sementara sembilan tendangan melenceng.
Ini memang jauh lebih baik daripada Filipina lawannya yang membuat delapan tembakan. Cuma empat yang menuju target.
Namun bagusnya Timnas Indonesia berhasil ke semi final sebagai peringkat kedua (runner up) Grup A.
Indonesia (selisih gol +9) berada di peringkat kedua Grup A lantaran kalah selisih gol dari Thailand (+11) dengan sama-sama berpoin 10.
Baca Juga: Dendy Sulistyawan Terima Kritik Shin Tae-yong, Akui Finishing Timnas Indonesia Buruk
Thailand, pada saat bersamaan, mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan