Selain itu, sosok gelandang Do Hung Dung juga patut diwaspadai. Do, yang tidak pernah absen di Piala AFF 2022, fasih berperan sebagai gelandang tengah maupun bertahan.
Sejauh ini, Do sudah membuat satu gol dan satu "assist" untuk Vietnam di Piala AFF 2022.
Di tangan Park Hang-seo, Vietnam tidak terpaku pada pola empat bek di belakang. Mereka bisa bermain dengan tiga atau lima bek.
Sejatinya, strategi demikian juga beberapa kali digunakan Shin Tae-yong di Indonesia, tetapi di Piala AFF 2022, dia lebih condong menggunakan empat bek.
Melihat hal itu, Indonesia yang sering menumpukan serangan ke sisi sayap dapat memaksimalkan upayanya. Operan-operan silang ke kotak penalti lawan dapat memunculkan bahaya yang berpotensi gol.
Meski begitu, variasi taktik juga dibutuhkan skuad "Garuda". Aliran bola ke tengah untuk selanjutnya diubah ke percobaan terobosan dapat menjadi salah satu opsi serangan.
Distribusi bola yang diperlukan Indonesia untuk mewujudkan hal tersebut akan sangat terbantu dengan kembalinya bek tengah Jordi Amat ke skuad.
Jordi, yang absen saat Indonesia menghadapi Filipina pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2022 kontra Filipina, Senin (2/1), karena akumulasi kartu kuning, diyakini Shin Tae-yong dapat membawa perubahan.
Kala dirinya absen, ketiadaan pemain naturalisasi dari Spanyol itu cukup terasa. Selain karena kedewasaan mentalnya, Jordi juga memiliki kemampuan distribusi bola yang bagus.
Berdasarkan pencatat statistik lapangbola.com, pada dua pertandingan yang diikutinya di Piala AFF 2022 yakni versus Kamboja dan Brunei Darussalam, Jordi Amat membuat rata-rata 77,5 umpan dengan akurasi 93 persen.
Pesepak bola yang pernah berkarier di klub Eropa layaknya Espanyol, Real Betis dan Swansea City tersebut juga menciptakan rata-rata dua peluang, tiga tekel dan tiga halauan per pertandingan.
"Dengan pengalamannya yang banyak, Jordi akan memimpin tim dengan baik agar Indonesia bisa menang. Jordi pemain yang sangat bagus dan saya percaya kepadanya," tutur Shin.
Sementara pelatih timnas Vietnam Park Hang-seo menegaskan, skuadnya siap secara mental dan fisik untuk melawan Indonesia.
Seluruh pemain Vietnam dalam kondisi bagus meski mereka tidak menjalani latihan di lapangan pada Rabu (4/1) di Jakarta.
Kegiatan itu dibatalkan oleh Park karena anak-anak asuhnya masih kelelahan selepas perjalanan dari Hanoi. Latihan pun dipindahkan ke pusat kebugaran.
Timnas Vietnam pun dipastikan tidak akan terganggu dengan persoalan nonteknis seperti suporter dan perubahan jadwal sepak mula pertandingan.
Soal jadwal, awalnya pertandingan Indonesia versus Vietnam di SUGBK akan dimulai pukul 19.30 WIB. Namun, dengan alasan keamanan, jadwal pertandingan dipercepat menjadi pukul 16.30 WIB.
"Kami sangat siap untuk pertandingan besok baik mental maupun fisik. Untuk jadwal yang berubah berkaitan isu keamanan, itu bukan urusan saya, tetapi Indonesia adalah tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 dan harus menemukan solusi terkait hal tersebut," kata Park.
Dari catatan pertemuan kedua tim, Indonesia memiliki rekor kemenangan yang lebih baik. Dikutip dari laman 11v11.com, Indonesia dan Vietnam sudah 25 kali bertanding sejak tahun 1991. Selama itu, Indonesia menang delapan kali, kalah tujuh kali dan sisanya tuntas dengan hasil imbang.
Setidak-tidaknya dalam enam tahun terakhir, Indonesia selalu kesulitan saat menghadapi Vietnam. Sejak 7 Desember 2016, Indonesia dua kali imbang dan dua kali takluk saat bersua Vietnam.
Selain itu, pelatih Shin Tae-yong pun belum pernah menang atas Vietnam asuhan Park Hang-seo. Akan menarik melihat dua pelatih itu beradu taktik, apalagi kiprah mereka selalu ada di bawah sorotan media Korea Selatan.
Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam ini bisa Anda saksikan secara live streaming dengan meng-klik link berikut.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia!
-
Bukan Sekadar Menang 5-1, Gaya Main Mitchell Baker Cs Bikin Indonesia Dijagokan Juara Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026