Suara.com - Pelatih Vietnam, Park Hang-seo merasa bangga bisa mengantar timnya mengakhiri dominasi Timnas Indonesia atas The Golden Star Warriors di Piala AFF yang sudah berlangsung selama 26 tahun terakhir.
Vietnam untuk kali pertama sejak 1996 berhasil mengalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF setelah memenangi laga leg kedua semifinal edisi 2022 dengan skor 2-0 di Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (9/1/2023).
Kemenangan itu membawa Doan Van Hau dan kawan-kawan lolos ke babak final dengan keunggulan agregat 2-0 atas Indonesia setelah pada leg pertama bermain imbang 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 6 Januari lalu.
"Sebelum pertandingan, saya mengatakan kepada para pemain untuk memenangkan laga agar generasi baru Vietnam tidak lagi terbebani dengan hal itu," ujar Park dalam konferensi pers setelah pertandingan dikutip dari Antara, Selasa (10/1/2023).
Kemenangan terakhir timnas Vietnam atas Indonesia di Piala AFF, sebelum edisi 2022, terjadi di Piala AFF 1996. Ketika itu, Vietnam menaklukkan Indonesia dengan skor 3-2.
Kemenangan 2-0 di leg kedua semifinal membuat Vietnam kini jadi tim pertama yang memastikan diri melangkah ke babak final Piala AFF 2022. Mereka masih menunggu lawnanya antara Malaysia atau Thailand.
Bagi Park Hang-seo, ini menjadi final keduanya di Piala AFF sejak menangani timnas Vietnam pada tahun 2017. Dia pun berpotensi kembali membawa Vietnam juara seperti yang dilakukannya tahun 2018.
Terkait hal tersebut, Park mengapresiasi kinerja anak-anak asuhnya yang selalu berupaya keras saat berlaga di lapangan.
"Performa pemain bagus dan mereka menunjukkan yang terbaik untuk membawa tim ke final," tutur pria berusia 64 tahun itu.
Baca Juga: 4 Rekor Minor Timnas Indonesia Usai Kandas di Semifinal Piala AFF 2022
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Diminta Mundur usai Timnas Indonesia Disingkirkan Vietnam di Semifinal Piala AFF 2022, Warganet Terbelah
-
Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2022, Shin Tae-yong Minta Maaf pada Suporter
-
Keputusan Kontroversial Wasit yang Mungkin Saja Mengubah Hasil Laga Vietnam vs Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Tak Bergigi di Kandang Vietnam, Shin Tae-yong Soroti Dua Aspek Ini
-
Deretan Kegagalan Shin Tae-yong di Turnamen Bersama Timnas Indonesia, Saatnya Mundur?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik