Suara.com - Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo percaya diri bisa raih tropi Piala AFF 2022 setelah tampil baik mengalahkan Indonesia di semifinal. Dua gol tercetak dalam laga itu.
Menurut Park Hang-seo, ini merupakan capaian baik setelah 26 tahun.
Terakhir Indonesia mengalahkan Vietnam di Piala AFF 1996.
"Sebelum pertandingan, saya mengatakan kepada para pemain untuk memenangkan laga agar generasi baru Vietnam tidak lagi terbebani dengan hal itu," ujar Park Hang-seo dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi Senin malam.
Saat Piala AFF 1996, Vietnam mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2.
Selanjutnya Park Hang-seo menargetkan akan menang di Final Piala AFF 2022. Dia akan melawan Malaysia atua juga Thailand.
Dia pun berpotensi kembali membawa Vietnam juara seperti yang dilakukannya tahun 2018.
"Performa pemain bagus dan mereka menunjukkan yang terbaik untuk membawa tim ke final," tutur Park Hang-seo.
Tim nasional Vientam melaju ke semifinal Piala AFF 2022 usai mengandaskan perlawanan Indonesia dengan skor 2-0, di mana semua gol diborong penyerang Nguyen Tien Linh, pada laga leg kedua semifinal di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Senin (9/1).
Baca Juga: Park Hang-seo Bongkar Taktik Shin Tae-yong, Rahasia Vietnam Menang di Semifinal Piala AFF 2022
Itu menjadi final keempat Vietnam sepanjang sejarah Piala AFF setelah tahun 1998, 2008 dan 2018.
Dari tiga final itu, Vietnam dua kali keluar sebagai kampiun yakni tahun 2008 dan 2018.
Di final Piala AFF 2022, Vietnam akan menghadapi laga final melawan pemenang dari semifinal lainnya yang mempertemukan Malaysia dan Thailand.
Pertandingan leg kedua semifinal Thailand versus Malaysia itu digelar pada Selasa (10/1) di Stadion Thammasat, Rangsit, Thailand. Pada leg pertama di Kuala Lumpur, Malaysia, Thailand tunduk 0-1.
Adapun bagi timnas Indonesia, kekalahan dari Vietnam membuat mereka gagal memenuhi target PSSI untuk menjadi juara Piala AFF 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions