Suara.com - Sekjen PSSI Yunus Nusi menjelaskan mengapa bakal calon ketua umum hingga Komite Eksekutif (Exco) sudah bisa mendaftar. Padahal, Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) belum terbentuk.
Normalnya, bakal calon Ketua umum dan Exco PSSI boleh mendaftar jika KP dan KBP sudah terbentuk. Selama waktu 3 bulan, KP akan mengkaji kelayakan bakal calon Ketum dan Exco PSSI.
Baru setelah itu, KP mengumumkan calon Ketua umum dan Exco PSSI yang lolos dan siap untuk mengikuti Kongres Pemilihan. Namun, situasi saat ini berbeda.
FIFA menginginkan Kongres Pemilihan dipercepat menjadi 16 Februari 2023 dari jadwal semula Maret mendatang. Alhasil, bakal calon Ketum dan Exco PSSI bisa mendaftar walaupun KP belum terpilih.
Yunus Nusi menjelaskan tugas KP diambil alih oleh Kesekjenan PSSI di bawah pimpinannya. Menurutnya, apa yang dilakukan saat ini sudah dapat restu FIFA.
“Bahwa surat FIFA yang mempercepat Kongres yang permohonan PSSI itu di bulan Maret oleh FIFA, kan dipercepat di 16 Februari. Kami sampaikan lalu bagaimana cara kerja tahapan sampai menuju kepada pemilihan yang sementara ini Kongres belum memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan,” ujar Yunus Nusi dalam keterangannya.
“Oleh FIFA, waktu itu disampaikan tidak apa-apa, bahwa proses tahapan dilaksanakan oleh kesekjenan, pada waktunya nanti komite pemilihan terpilih semua langsung diambil oleh Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan bahwa ini tentu tidak terlepas dari approval FIFA, tidak ada masalah karena diawali hanya tahapan proses administrasi, maka yang akan menampung semua korespondensi tentang tahapan kesekjenan.”
Adapun KP dan KBP akan ditentukan saat Kongres Biasa pada 14 Januari 2023. Nantinya, kesekjenan akan menyerahkan semua berkas terkait pemilihan kepada mereka.
“Pada tanggal 14 terpilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan, kesekjenan langsung menyerahkan keseluruhan berkas dan pelaksanaan Kongres Pemilihan diserahkan sepenuhnya kepada Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan," pungkasnya.
Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2022, Iwan Bule: Shin Tae-yong dan Pemain Sudah Berjuang Maksimal
Sekadar mengingat, Kongres Pemilihan seharusnya berlangsung November 2023. Namun, Tragedi Kanjuruhan memaksa Kongres Pemilihan dipercepat via Kongres Luar Biasa (KLB) pada 16 Februari mendatang.
Berdasarkan surat nomor 4599/UDN/2956/XI-2022 perihal Penyampaian Tahapan Kongres Luar Biasa Pemilihan, Kriteria dan Formulir Bakal Calon Komite Eksekutif PSSI", federasi sepak bola nasional ini telah membuka pendaftaran bakal calon ketua umum hingga Komite Eksekutif (Exco) sejak 16 November 2022 dan akan ditutup pada 16 Januari 2023.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Diminta Cueki Caci Maki Warganet Pasca Tersingkir dari Piala AFF 2022
-
Gagal di Piala AFF 2022, Iwan Bule: Shin Tae-yong dan Pemain Sudah Berjuang Maksimal
-
Nasib Terbaru Skuad Timnas Indonesia yang Gagal di Piala AFF 2022
-
Kode Lengser Iwan Bule dari Kursi Ketum PSSI, Titip Timnas Indonesia ke Pengurus Baru
-
Ketum PSSI Minta Shin Tae-yong Move On: Lupakan Piala AFF 2022, Fokus ke Piala Asia U-20 2023
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement