Prabowo Mau Gratiskan Sekolah hingga PTN, DPR Minta Hitung Ulang Nafas Anggaran

Selasa, 22 September 2026 | 13:51 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)
BACA 10 DETIK
  • Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pemerintah perlu mengkaji kekurangan APBN di Jakarta pada Selasa (22/9/2026) demi mewujudkan pendidikan gratis.
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan pendidikan negeri dari tingkat SD hingga universitas harus digratiskan agar tidak membebani masyarakat.
  • Presiden berencana menggunakan dana dari hasil pengembalian uang negara yang dikorupsi untuk membiayai program pendidikan gratis tersebut.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa pemerintah perlu mengkaji kekurangan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk bisa mewujudkan pendidikan gratis dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, sejauh ini biaya pendidikan dari tingkat SD hingga sekolah menengah pertama (SMP) sudah gratis. Namun, APBN perlu diarahkan untuk sebesar-besarnya manfaat bagi bangsa dan negara.

"Kita kaji dulu bagaimana manfaatnya dan bagaimana kekuatan daripada APBN," kata Puan usai menghadiri rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Selain itu, Puan mengatakan bahwa DPR juga akan melihat terlebih dahulu kondisi global serta kondisi APBN saat ini untuk mewujudkan wacana Presiden.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan biaya pendidikan negeri mulai dari sekolah dasar (SD) hingga universitas negeri harus gratis dan tidak menjadi beban masyarakat.

Prabowo dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9) malam, mengatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya tersebut.

"Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas (rapat terbatas) atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis," kata Presiden sebagaimana dilansir Antara.

Kepala Negara juga menyinggung sumber pendanaan untuk mewujudkan kebijakan pendidikan gratis tersebut. Menurut Prabowo, salah satu sumber pendanaan dapat berasal dari pengembalian uang negara yang selama ini dikorupsi atau dicuri.

"Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri," ujarnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com