Suara.com - Pemain anyar Liverpool Cody Gakpo mengatakan jika dirinya semakin beradaptasi dengan klub barunya dan "chemistry" dengan rekan setimnya di Anfield tumbuh di setiap pertandingan.
Cody Gakpo dibeli Liverpool dari PSV Eindhoven di awal bursa transfer Januari dan telah melakoni tiga pertandingan bersama Liverpool.
Sang penyerang, yang mencetak tiga gol dalam lima pertandingan untuk Belanda di Piala Dunia, bertekad memberikan kontribusi untuk klub barunya. Seiring waktu, Gakpo optimistis penampilannya akan meningkat.
“Saya merasa itu akan datang,” kata Gakpo dikutip dari laman resmi Liverpool.
“Tentu saja, di tim baru Anda harus beradaptasi dengan gaya bermain dan bagaimana pemain lain bermain di sekitar Anda," sambungnya.
“Kalian harus saling mengenal. Itulah yang saya coba lakukan dan saya merasa itu menjadi lebih baik setiap pertandingan - dan itu akan menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya [melawan Chelsea]."
“Kami memiliki grup yang sangat bagus, dengan banyak kualitas dan kami benar-benar bersama. Semua orang bertekad untuk menang dan tampil untuk klub dan untuk para penggemar."
“Ketika Anda memenangkan pertandingan di Wolves, itu bagus untuk semua orang, untuk suasana hati, dan itu adalah sesuatu yang bisa kami bangun. Kami mendapatkan kepercayaan diri."
“Kami harus terus bekerja keras, berkembang setiap hari dan kemenangan akan datang.”
Baca Juga: Rekor Gila Erling Haaland Usai Bawa Manchester City Libas Tottenham
Kehadiran Cody Gakpo diharapkan bisa meningkatkan ketajaman lini depan Liverpool. Sebagaimana diketahui, pemain berusia 23 tahun itu mencetak sembilan gol untuk PSV sebelum pindah ke Liverpool. Gakpo juga membukukan 12 assist, jumlah terbanyak di Eredivisie hingga paruh musim ini.
Terlepas dari performa gemilangnya di Eredivisie, Gakpo mengaku jika Liga Premier sangat berbeda. Intensitas yang lebih tinggi dan laga-laga yang jauh lebih kompetitif di Liga Inggris dijadikan Gakpo sebagai tantangan sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya.
"Permainannya sangat cepat dan saya menyukainya," kata Gakpo.
“Perbedaan terbesar adalah kecepatan permainan. Ini lebih cepat daripada di Eredivisie."
“Biasanya, di PSV, kami akan melakukan build-up dan butuh waktu lama sebelum kami mencapai tujuan. Di sini, kami mencoba untuk mencetak gol secepat mungkin – dengan cara yang baik – dan juga lawan."
“Ada banyak hal yang berbeda dibandingkan di Belanda, tapi terserah saya untuk menyesuaikan diri secepat mungkin.”
Berita Terkait
-
Rekor Gila Erling Haaland Usai Bawa Manchester City Libas Tottenham
-
Cerita Kiper Liverpool Charles Itandje Dipecat Gara-gara Bercanda saat Berdoa
-
Bungkam Inter Milan, Tim Garuda Select Dipuji Legenda Chelsea dan Timnas Indonesia
-
Noni Madueke Segera Bergabung dengan Chelsea dari PSV Eindhoven
-
Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini, Ada Liverpool vs Chelsea dan Arsenal vs Manchester United
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman