Suara.com - Pesta gol membuat Werder Bremen bernasib sial melawan Koln dalam kekalahan 1-7 pada pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di Stadion RheinEnergie, Koln, Minggu WIB.
Bagi Bremen, ini merupakan kekalahan berturut-turut ketiga mereka di Liga Jerman. Hasil yang membuat mereka tertahan di posisi kesembilan klasemen dengan raihan 21 poin.
Hasil itu sekaligus menghentikan catatan tanpa kemenangan selama lima pertandingan beruntun di Liga Jerman.
Tambahan tiga poin juga membawa mereka naik tiga strip ke posisi kesepuluh di klasemen sementara, dengan koleksi 20 poin.
Jalannya pertandingan
Laga baru berusia sembilan menit saat gawang Bremen sudah kemasukan gol pertama.
Serangan balik cepat dari The Billy Goats berakhir dengan penyelesaian Linton Maina yang melesak ke sudut gawang Jiri Pavlenka.
Memasuki menit ke-16 giliran Steffen Tigges yang memenangi duel dengan Milos Veljkovic, untuk membawa timnya memimpin 2-0.
Keunggulan 2-0 tidak bertahan lama, karena pada menit ke-21 kiper Pavlenka gagal mengamankan bola secara maksimal, untuk selanjutnya bola disambar Tigges yang kembali bersarang di gawang Bremen.
Baca Juga: Piala AFF 2022: 3 Modal Timnas Indonesia Pesta Gol Lawan Filipina Malam Ini
Ellys Skhiri tidak mau ketinggalan untuk mencatatkan namanya di papan skor, dengan gol yang dibukukannya pada menit ke-30.
Denis Huseinbasic menambahi keunggulan timnya pada menit ke-36, sebelum Bremen memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Niclas Fullkrug untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 5-1 bagi tuan rumah.
Kendati sudah unggul besar, Koln tidak mengendurkan tekanan pada babak kedua. Tigges kemudian memiliki peluang bagus saat tembakannya melambung di atas mistar gawang Bremen.
Gol keenam Koln tercipta pada menit ke-54, diawali dari umpan silang Maina yang disambar sepakan gunting Skhiri.
Penderitaan Bremen semakin lengkap pada menit ke-76, saat Marco Friedl secara tidak sengaja justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri.
Daftar susunan pemain:
Cologne: Marvin Schwabe, Benno Erik Schimtz, Timo Hubers, Julian Chabot, Jonas Hector, Denis Huseinbasic (Mathias Olesen 59'), Ellyes Skhiri (Tim Lemperle 67'), Eric Martel, Florian Kainz (Dejan Ljubicic 59'), Steffen Tigges (Davie Selke 59'), Linton Maina (Justin Diehl 81')
Werder Bremen: Jiri Pavlenka, Milos Veljkovic, Niklas Stark (Amos Pieper 60'), Marco Friedl, Mitchell Weiser, Leonardo Bittencourt (Jens Stage 64'), Christian Gross (Niklas Schmidt 46'), Illia Gruev, Anthony Jung (Lee Buchanan 86'), Niclas Fullkrug, Marvin Ducksch (Eren Dinkci 46')
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor