Suara.com - Jeongnam Dragons muncul sebagai klub yang disebut-sebut menjadi pelabuhan baru pemain abroad Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Asnawi Mangkualam dikaitkan dengan Jeongnam Dragons, klub kasta kedua Liga Korea Selatan pesaing Ansan Greeners.
Padahal sebelumnya, performa Asnawi Mangkualam di Ansan Greeners dalam pantauan kontestan K-League 1 alias liga kasta teratas, Jeju United.
Menurut laporan media Korea, Chosun bahkan menyebut jika Asnawi akan bergabung dengan Jeongnam Dragons mulai musim depan.
Menyusul beredarnya kabar ini, Asnawi diprediksi bakal meninggalkan Asnan yang dibelanya sejak 2021 lalu untuk klub yang tidak lebih baik.
Ansan di musim lalu bertengger di peringkat kesembilan dengan raihan 37 poin dari 40 pertandingan, sementara juara Piala FA Korea Selatan 2021, Jeongnam penghuni dasar klasemen.
Jeongnam bertahan di K-League 2 setelah kompetisi ini tidak mengenal degradasi, meskipun peraturan penurunan kasta sudah diberlakukan untuk musim 2023.
Meski begitu, Jeongnam merupakan salah satu dari tiga wakil Korea Selatan di ajang Liga Champions 2022 walaupun tak berlangsung lama.
Klub ini tersingkir di awal babak penyisihan grup, setelah kalah saing dengan BG Pathum, Melbourne City dan United City FC.
Jika Asnawi resmi bergabung, ia akan memperkuat sisi kanan pertahanan guna menambah daya gedor dari permainan agresif di K-League 2 musim depan.
"Kekuatan Asnawi terletak pada kecepatan dan penetrasinya. Joennam juga diharapkan mendapatkan pengaruh besar terkait pemasaran setelah mendatangkan Asnawi." tulis Chosun.
Pengalaman sejak 2021 berkarier di Liga Korea Selatan akan menjadi bekal berharga Asnawi tampil lebih lama di kompetisi sepak bola Negeri Gingseng.
Selama dua musim di Ansan, Asnawi sudah mencatatkan 42 kali penampilan dengan torehan dua gol, tiga assist dan lima kartu kuning.
Di tahun 2022, Asnawi mengoleksi 17 penampilan dengan dua gol dan dua assist dan empat kartu kuning di semua kompetisi.
[Eko]
Berita Terkait
-
Persija Rasa Timnas Indonesia, STY Bidik Marselino, Asnawi, dan Pratama Arhan
-
Drawing ASEAN Club Championship: Persib dan Borneo Sama-sama Bertemu Klub Pemain Timnas Indonesia
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Setiap Tahun Ditawari Persib dan Sudah Bersedia, Asnawi Mangkualam Ungkap Alasan Gagal Gabung
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung