Keputusannya, Arema Indonesia bisa kembali berkompetisi di ajang resmi tetapi harus memulai dari Liga Nusantara sebelum kini bermain di Liga 3 Jawa Timur.
Arema FC lahir di masa-masa dualisme kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia. Karena itu, mereka punya sejarah yang sama dengan Arema Indonesia sebelum memisahkan diri pada 2011.
Sejak itu, Arema FC yang kala itu masih bernama Arema Cronus bermain di Indonesia Super League (ISL) hingga kompetisi kini berubah nama menjadi Liga 1.
Arema Cronus berubah nama menjadi Arema FC sejak 2017. Nama itu bertahan hingga sekarang.
Berbeda dengan Arema Indonesia, Arema FC sejauh ini belum meraih prestasi mentereng. Tercatat, mereka belum pernah merengkuh trofi ISL/Liga 1.
Singo Edan kini tengah dalam krisis. Pasca Tragedi Kanjuruhan, Arema FC dilarang untuk memainkan laga kandang di Malang dan sekitarnya setidaknya dalam radius 250 km. Pada prosesnya, Arema FC sulit mencari kandang lantaran kerap ditolak pihak terkait.
Selain itu, Arema FC juga jadi sasaran kemarahan oknum suporter. Teranyar, Bus mereka dirusak ketika bertandang ke markas PSS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1 pada 26 Januari lalu.
Pada Minggu (29/1/2023), kantor Arema FC mengalami kerusakan setelah pecahnya demonstrasi yang digagas Aremania. Ricuh dan bentrok antar sesama pendukung terjadi di mana beberapa orang dikabarkan luka-luka.
Baca Juga: Daftar Pemain Persib Bandung untuk Hadapi PSIS Semarang, Luis Milla Langsung Bawa Rezaldi Hehanussa!
Situasi ini yang membuat manajemen Arema FC mempertimbangkan untuk membubarkan diri.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Boyong 22 Pemain ke Semarang, Lini Pertahanan Jadi Sorotan!
-
BRI Liga 1: Persik Kediri Butuh Kemenangan Lawan Borneo FC
-
Aji Santoso Puji Lini Pertahanan Persebaya Berkembang: Koko Arya Sangat Tangguh
-
Madura United Isyaratkan Tolak Pengajuan Mundur Fabio Lefundes
-
PSM Waspadai Tren Positif RANS Nusantara FC, Bernardo Tavares: Mereka dalam Performa Bagus
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Sumber: Mauro Zijlstra Dikontrak Persija Jakarta 2,5 Tahun
-
Thom Haye Meledak ke Wasit, Bojan Hodak Buka Suara
-
Berapa Biaya Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta
-
Selamat Tinggal FC Volendam? Mauro Zijlstra Mendekat ke Persija Jakarta
-
Debut Belum Ideal, Shayne Pattynama Siap Buktikan Kualitas di Persija
-
Aksi Jay Idzes Sapu Bola di Garis Gawang Bikin Fabio Grosso Puji Mentalitas Skuad Sassuolo
-
Deretan Fakta Menarik saat Liverpool Gulung Newcastle 4-1: Comeback The Reds, Rekor Salah Pecah
-
Lama Jadi Isu Kuat, 5 Pemain Keturunan Indonesia Menunggu Naturalisasi Era John Herdman
-
Alasan Persija Jakarta Tak Buru-buru Mainkan Shayne Pattynama sebagai Starter
-
Dulu Dida Sekarang Emil Audero: Oknum Superter Inter 'Hobi' Serang Kiper dengan Flare