Suara.com - PSSI tuntas mengevaluasi kinerja pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan hasilnya, juru taktik asal Korea Selatan itu diminta untuk bekerja lebih baik di beberapa turnamen internasional ke depan.
"PSSI meminta pelatih Shin Tae-yong untuk bekerja lebih baik mengingat timnas akan menghadapi kompetisi-kompetisi penting sepanjang tahun," ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi, seperti dimuat Antara, Selasa.
Menurut Yunus, Shin tidak hanya diminta maksimal di timnas senior, tetapi juga di timnas U-20 yang akan berkompetisi di Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 tahun 2023.
Kiprah Shin Tae-yong di timnas Indonesia mendapat sorotan lantaran gagal membawa skuadnya menjuarai Piala AFF 2022.
Di turnamen itu, skuad "Garuda" hanya sampai semifinal. Itu kedua kalinya Shin Tae-yong gagal membawa Indonesia kampiun di Piala AFF. Sebelumnya, pada Piala AFF 2020, Shin mengantarkan skuadnya sampai ke final.
Meski demikian, sepanjang tahun 2022, Shin Tae-yong mencatatkan beberapa prestasi di timnas Indonesia.
Di tangannya, tim "Garuda" lolos ke Piala Asia 2023 dan skuad U-20 melaju ke Piala Asia U-20 2023. Selain itu, Indonesia juga merebut medali perunggu SEA Games 2021.
Berikutnya, Shin Tae-yong memimpin skuadnya untuk berkompetisi di Piala Asia U-20 2023 yang digelar di Uzbekistan pada 1-18 Maret 2023.
Setelah itu, timnas U-20 Indonesia akan berlaga di Piala Dunia U-20 2023 pada 20 Mei-11 Juni 2023. Kemudian, "Garuda" akan bersaing dengan lawan-lawannya di Piala Asia 2023.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Pecundangi PSIS di Stadion Jatidiri, Persib Tak Terbendung ke Puncak Klasemen
Di luar turnamen-turnamen itu, Shin juga harus mempersiapkan timnas Indonesia untuk menjalani laga persahabatan internasional FIFA pada Maret 2023.
Dengan demikian, Shin Tae-yong yang direkrut oleh PSSI sejak Desember 2019 akan tetap mengisi jabatannya itu setidak-tidaknya sampai kontraknya berakhir pada Desember 2023.
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand
-
Jadwal Timnas Indonesia di Grup Neraka Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang di Laga Perdana
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand
-
Harapan Mauricio Souza Jelang Laga Sengit Persija vs Persib
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Persija Vs Persib: Bojan Hodak Sebut Pertandingan Bakal Sulit
-
Jadwal Timnas Indonesia di Grup Neraka Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang di Laga Perdana
-
Daftar Musisi Pembukaan Piala Dunia 2026, Ada Katy Perry
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026 di Tengah Perang dengan Amerika Serikat dan Israel
-
Pekerja Stadion SoFi Los Angeles Gugat FIFA Jelang Kick Off Piala Dunia 2026 Karena Ini
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026