Suara.com - Indra Sjafri gantikan Shin Tae-yong jadi pelatih Timnas Indonesia. Hal ini membuat publik terkejut karena kebetulan Shin Tae-yong baru gagal di Piala AFF 2023.
Namun pergantian ini khusus untuk menangani Timnas Indonesia untuk berlaga di SEA Games 2023 di Kamboja.
Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan jika jadwal Shin Tae-yong sangat padat karena menangani Timnas U-20 untuk Piala Dunia U-20.
"Mengingat semakin dekatnya pelaksanaan SEA Games di Kamboja, PSSI perlu mengambil langkah untuk menunjuk pelatih yang akan bertanggung jawab pada event tersebut," kata Yunus kemarin.
Yunus menjelaskan itu sudah dibahas dalam rapat PSSI.
"Hal ini tentu sejalan dengan program Kemenpora dan KOI tentang persiapan cabang olahraga (cabor) untuk prestasi yang segera dilaksanakan," ujar Yunus.
SEA Games 2023 rencananya akan digelar pada 5-17 Mei 2023.
Sementara itu, Piala Dunia U-20 akan dilaksanakan pada 20 Mei-11 Juni 2023.
Indra Sjafri pernah mengantarkan Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF 2013 dan Piala AFF U-22 2019. Sementara di level SEA Games 2019, ia sukses mengantarkan tim Merah Putih meraih medali perak.
Baca Juga: Komentar Witan Sulaeman Setelah Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta
Indra Sjafri enggan berandai-andai melatih di SEA Games. Saat ini ia fokus bersama tugasnya sebagai direktur teknik PSSI.
"Jangan berandai-andai. Saya fokus dulu apa yang ditugaskan. Saya selalu Istikamah , apapun yang ditugaskan dan saya akan kerjakan," kata Indra Sjafri di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (30/1/2023).
Sebelumnya, disebutkan bahwa Timnas Indonesia untuk SEA Games 2023 akan diserahkan kepada Nova Arianto yang merupakan asisten Shin Tae-yong. Tapi, sampai sekarang belum ada keputusan resminya.
"Pemilihan pelatih timnas itu bukan pelatih timnas yang memilih, tapi dia hanya merekomendasikan. Yang memilih tetap Ketum PSSI dan Exco lewat diskusi," terang Indra Sjafri.
"Ini yang saya pikir harus dihargai ya, dari kepengurusan yang kemarin dan juga mungkin kepengurusan yang sekarang, bahwa keterlibatan departemen teknik untuk semua keputusan, kami merasa sangat dilibatkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang