Suara.com - Dunia sepak bola lagi heboh dengan sosok Kazuyoshi Miura, sebagai pemain sepak bola tertua di dunia. Kini Kazuyoshi Miura main di klub Portugal, Oliveirense.
Kazuyoshi Miura berasal dari Jepang. Pemain yang punya julukan King Kazu itu merupakan pemain profesional tertua saat ini. Keinginannya untuk terus bermain disambut oleh Oliveirense.
Ia merapat ke Oliveirense dengan status pinjaman dari klub kasta tertinggi Liga Jepang, Yokohama FC. Yokohama FC merupakan klub yang dibela Miura sejak 2005.
"Meskipun ini adalah tempat baru bagi saya, saya akan bekerja keras untuk menunjukkan model permainan saya yang membuat saya terkenal," ujar Miura.
Bagi Miura, ini menjadikannya telah bermain di enam negara berbeda. Sebelumnya ia sudah bermain di Jepang, Italia, Kroasia, Australia, hingga Brasil.
Sementara bagi UD Oliveirense, ini membuat mereka punya rekor sebagai klub yang merekrut pemain berusia 55 tahun. Lantas, seperti apa sepak terjang UD Oliveirense? Berikut ulasan profilnya!
Klub dengan nama lengkap União Desportiva Oliveirense adalah tim sepak bola asal Portugal yang sudah berdiri sejak 25 Oktober 1922.
Saat ini, Oliveirense sendiri dimiliki oleh perusahaan Jepang yang bergerak di bidang restoran, Onodera Group, yang juga merupakan pemilik dari Yokohama FC. Oleh karena afiliasi ini, Kazuyoshi Miura bisa mendapat kesempatan bermain di Oliveirense.
Dalam perjalanan sejarah Oliveirense sendiri, klub ini lebih banyak menghabiskan kariernya di divisi bawah Portugal. Satu-satunya musim di mana Oliveirense bermain di divisi teratas Portugal adalah pada 1945/46.
Baca Juga: Sayangkan Kekerasan Usai Pertandingan, Yoyok Sukawi: Sepak Bola Harusnya Membawa Kebahagiaan
Di musim-musim berikutnya, mereka banyak menghabiskan bermain di kompetisi-kompetisi antar wilayah dan kasta ketiga. Mereka sempat promosi ke kasta kedua di musim 2001/02, tapi langsung terdegradasi lagi musim depannya.
Namun sejak musim 2009/10, UD Oliveirense konsisten bertahan di divisi kedua Portugal. Untuk prestasi, UD Oliveirense dua kali menjuarai Divisi Ketiga Portugal dan sekali menjuarai divisi keempat.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun