Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab kritikan Pelatih Persija Thomas Doll soal TC jelang Piala Asia U-20 yang dianggap tidak tepat. Justru Shin Tae-yong mengatakan semua yang dia lakukan sebagai amanat dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Shin Tae-yong menjelaskan jika dirinya diberikan otoritas melatih Timnas Indonesia U-20 karena mendapatkan permintaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.
"Ini permintaan dari Bapak Presiden (Joko Widodo), dan Bapak Menpora (Zainudin Amali) juga, dan masyarakat Indonesia pun memberi dukungan penuh. Apalagi di bulan Mei ada Piala Dunia," kata Shin Tae-yong dalam wawancara pekan lalu.
Namun begitu Shin Tae-yong membenarkan ucapan Thomas Doll yang menjelaskan jika pertandingan level liga juga penting.
"Memang benar kata pelatih Persija kalau tingkat atau level liga sangat tinggi, tetapi ya tidak seperti itu saat ini karena ada kekurangan juga," kata Shin Tae-yong.
Sebelumnya Thomas Doll menginginkan pemainnya berlatih dengan ikut pertandingan di BRI Liga 1 Indonesia. Dia mengkritik TC tidak membuat Timnas Indonesia U-20 lebih baik.
"Lebih baik sebenarnya mereka main di Persija sekarang. Mereka pergi kalau pas Piala Dunia U-20," kata Thomas Doll kepada awak media.
Sebelumnya Thomas Doll mengatakan seringnya pemain klub dipanggil untuk Timnas Indonesia tidak baik ikut klub.
“Saya ingin bertanya, apakah ini normal? Ini bagus? Sudah kejadian sebelumnya. Tidak mudah bagi kami. Tapi nanti kami akan bicara dengan tim. Kalau ada pertanyaan lagi akan menyusul. Mungkin akan ketemu di musim berikutnya,” kata Thomas Doll.
Baca Juga: Shin Tae-yong Semprot Hokky dan Frezy karena Malas Lari: Kalau Berlari Capek, Maksimalkan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey