Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Pawan Pratap Singh, penggawa Fiji U-20 yang memukul dua pemain Timnas Indonesia U-20 di laga uji coba internasional.
Timnas Indonesia U-20 belum lama ini melakoni sebuah laga uji coba dalam balutan turnamen mini internasional melawan Fiji U-20 di SUGBK, Jumat (17/2).
Dalam laga tersebut, anak asuh Shin Tae-yong mampu mencukur lawannya itu dengan skor menyakinkan, yakni dengan skor 4-0.
Empat gol Timnas U-20 itu dicetak masing-masing oleh Arkhan Fikri di menit ke-35, Kakang Rudiyanto di menit ke-50, Resa Aditya Nugraha di menit ke-60, dan Hokky Caraka di menit ke-86.
Namun sayangnya kemenangan dan laga ini sedikit tercoreng dengan insiden pemukulan yang tercipta di akhir-akhir waktu normal.
Pemukulan ini dilakukan oleh penggawa Fiji U-20, yakni Pawan Pratap Singh, yang memukul dua pemain Timnas Indonesia U-20 sekaligus.
Pemukulan pertama terjadi kepada Frengky Missa yang kemudian terkapar dan membuat beberapa penggawa Timnas U-20 mencoba membela rekannya, salah satunya Hokky Caraka.
Namun Hokky Caraka justru juga mendapat bogem mentah dari Pawan Pratap, sehingga kericuhan pun meluas di atas lapangan.
Karena aksi tak terpujinya itu, Pawan Pratap diganjar kartu merah langsung oleh wasit Thoriq Alkatiri dan menuai kecaman dari netizen Tanah Air yang menonton pertandingan.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Bisa Dibawa Erick Thohir ke Oxford United
Lantas, siapakah sosok Pawan Pratap Singh tersebut? Berikut profil singkatnya.
Pemain Andalan Fiji
Pawan Pratap Singh merupakan salah satu pilar di lini pertahanan dan lini tengah Fiji U-20 yang lahir pada 26 Oktober 2003 atau 19 tahun silam.
Meski masih berusia amat muda, Pawan Pratap bisa dikatakan cukup berpengalaman terutama di kancah sepak bola Fiji.
Tercatat ia saat ini berstatus penggawa Labasa FC, sebuah tim yang bermain di kasta teratas sepak bola Fiji atau Fiji Premier League.
Di usia yang masih muda itu, Pawan Pratap telah mendapat kepercayaan untuk tampil bersama tim utama Labasa FC di pentas Fiji Premier League.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey