Suara.com - Mengenal Marko Dmitrovic, kiper Sevilla yang terlibat baku hantam dengan pendukung PSV Eindhoven ketika kedua tim bertemu dalam pertandingan leg kedua playoff 16 besar Liga Europa 2022-2023.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Philips, Jumat (24/2/2023) itu, Marko Dmitrovic sempat mendapatkan serangan dari suporter tim tuan rumah yang melakukan pitch invasion.
Akan tetapi, Marko Dmitrovic mampu menghalau aksi serangan yang dilakukan suporter itu. Bahkan, kiper berkepala plontos ini bisa menjatuhkan suporter tersebut dan menahannya ke tanah.
Momen ini terjadi cepat hingga akhirnya pihak keamanan turun tangan untuk membawa keluar suporter PSV Eindhoven tersebut.
“Dia datang dan mendorong saya dari belakang. Dia mungkin marah dengan hasil akhir dna sudah agak gila,” kata Marko Dmitrovic.
“Dia mencoba memukul saya dan saya berhasil menangkapnya dan menunggu dia sampai pihak keamanan tiba. Tidak pernah menyenangkan melihat ini di sepak bola. Itu seharusnya tidak terjadi dan dari sekarang saya berharap hal-hal seperti itu dijatuhi hukuman.”
Pertandingan ini sebetulnya berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Namun, kedudukan itu tak bisa menyelamatkan PSV ke fase selanjutnya.
Sebab, mereka akhirnya tetap kalah secara agregat yakni 2-3 karena pada laga leg pertama mengalami kekalahan telak dengan skor 0-1.
Profil Marko Dmitrovic
Marko Dmitrovic merupakan salah seorang kiper yang punya rekam jejak cukup spesial Dia merupakan pemain kelahiran Serbia pada 24 Januari 1992. Saat ini, usianya sudah menginjak 31 tahun.
Sebagai informasi, Marko Dmitrovic mengawali kariernya bersama akademi milik Red Star Belgrade mulai tahun 2006 hingga 2010.
Karier profesionalnya pun juga dimulai bersama klub besar asal Serbia ini, tepatnya ketika mendapatkan kesempatan promosi pada 2010.
Setelah itu, dia sempat beberapa kali pindah-pindah klub, mulai dari Újpest (2013-2015), Charlton Athletic (2015-2016), Alcorcon (2015-2017) hingga Eibar (2017-2021).
Dari semua perjalanan kariernya itu, Marko Dmitrovic hanya bisa meraih satu trofi, tepatnya saat menjuarai Piala Hungaria 2013/2014 bersama Újpest.
Adapun kariernya bersama Sevilla sudah dimulai sejak 4 Juli 2021. Ketika itu, dia direkrut dengan status bebas transfer dan mendapatkan kontrak hingga 2025.
Berita Terkait
-
Tampil Penuh Gairah Saat Lawan Barcelona, Performa Fred Disamakan dengan Nyamuk oleh Manajer MU Erik ten Hag
-
Hasil Drawing Babak 16 Besar Liga Europa: Manchester United vs Real Betis, Arsenal vs Sporting
-
Sudah Diundi, Manchester United Bertemu Wakil Spanyol Lagi di Babak 16 Besar Liga Europa, Kali Ini Peringkat 6 La Liga
-
Strategi Pergantian Pemain Berhasil, Paul Scholes Puji Erik Ten Hag
-
Angel Di Maria Lewat Rekor Zlatan Ibrahimovic Sebagai Pencetak Hattrick Tertua di Liga Europa
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Kasus Rasisme Yakob Sayuri Kini Sampai KemenHAM
-
Fajar Fathurrahman Akui Banyak Tersenyum Bersama Persija
-
FIFA Series 2026 Punya Fakta Menarik, Ternyata Timnas Indonesia Pernah Lawan Bulgaria
-
Sindiran Halus Arne Slot Soal Kabar Xabi Alonso Segera Jadi Manajer Baru Liverpool
-
Klasemen Liga Champions: Arsenal Tak Tergoyahkan, Persaingan Sengit Tiket 16 Besar
-
BRI Super League: Persis Solo Datangkan Kadek Raditya dari Persebaya
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona: Wajib Menang Demi Tiket16Besar
-
Mengupas Kekuatan Kepulauan Solomon: Pesaing Berat Selandia Baru yang Jadi Lawan Timnas Indonesia
-
Harry Kane Terancam Catat Rekor Negatif di Liga Champions Saat Hadapi Duet Bek Inggris
-
PSG Diprediksi Jadi Tim Paling Mampu Gagalkan Kans Arsenal Juara Liga Champions