- Sabri Lamouchi resmi dipecat sebagai pelatih Tunisia setelah kalah 1-5 dari Swedia pada Piala Dunia 2026 di Meksiko.
- Anis Boujelbane ditunjuk menggantikan posisi Lamouchi sebagai pelatih sementara untuk memimpin Tunisia pada dua laga tersisa tersebut.
- Pemecatan pelatih di tengah berlangsungnya Piala Dunia pernah terjadi sebelumnya pada Carlos Alberto Parreira dan Jose Antonio Camacho.
Suara.com - Eks pemain Inter Milan, Sabri Lamouchi resmi dipecat sebagai pelatih Tunisia setelah kekalahan 1-5 dari Swedia pada matchday pertama grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6).
Tunisia tak berdaya saat menghadapi Swedia di Stadion Monterey, Meksiko. Gawang Tunisia dibobol pada menit ke-7 oleh Yasin Ayari.
Ayari kembali merobek gawang Tunisia di menit akhir pertandingan. Tiga gol Swedia lainnya dicetak oleh Alexander Isak, Viktor Gyokeres dan Matthias Svanberg.
Satu gol Tunisia dicetak oleh Omar Rekik pada menit ke-43.
Kekalahan telak itu membuat federasi sepak bola Tunisia memnutuskan untuk memecat Sabri Lamouchi sebagai pelatih utama.
Pelatih tim Olimpiade, Anis Boujelbane dikabarkan akan menggantikan posisi sementara Lamouchi di dua laga sisa Tunisia.
Sabri Lamouchi bukan pelatih pertama yang dipecat saat Piala Dunia masih berlangsung.
Pelatih pertama yang dipecat saat Piala Dunia masih berlangsung ialah Carlos Alberto Parreira.
Baca Juga: Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
Pelatih asal Brasil itu dipecat sebagai pelatih Arab Saudi pada Piala Dunia 1998.
Parreira dipecat setelah laga kedua Arab Saudi di grup C Piala Dunia 1998. Arab Saudi di dua laga menelan dua kekalahan dari Denmark dan Prancis.
Pada laga terakhir melawan Afrika Selatan, skuad Arab Saudi dilatih oleh Mohammed Al-Kharashy.
José Antonio Camacho
Pelatih kedua yang dipecat di tengah Piala Dunia ialah José Antonio Camacho.
Saat Piala Dunia 2002, Camacho meninggalkan timnas Spanyol di tengah jalan. Ia kemudian memilih untuk mengundurkan diri, namun ada kabar ia dipecat.
Skuad Spanyol kemudian digantikan oleh Inaki Saez.
Berita Terkait
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga