Suara.com - Persija tengah mendapatkan ujian berat dengan badai kekalahan yang dialami Macan Kemayoran beberapa pertandingan terakhir. Di balik itu, pelatih Persija Thomas Doll mengaku jika Persija bermain dengan jelek.
Thomas Doll mengakui cara bermain permainnya banyak kesalahan. Di antara gaya bermain Persija terlalu pelan. Selain itu skuad Macan Kemayoran kalah salah duel bola.
“Saya sulit berkata-kata atas permainan kami hari ini. Tentu saya merasa kecewa. Menurut saya cara bermain kami terlalu pelan, kami pun tidak banyak memenangkan duel bola. Antisipasi bola mati kami juga buruk,” ucap Thomas dalam konferensi pers pasca laga.
“Kami tidak bisa membuat perubahan karena kehilangan beberapa pemain kami. Jika dilihat di babak kedua kami sempat melakukan beberapa serangan namun selalu kesusahan di kotak penalti,” Thomas Doll melanjutkan.
“Kesulitan yang kami temui itu membuat perjuangan kami untuk meraih kemenangan menjadi berat. Sampai saat ini saya masih sulit berkata-kata. Namun saya pasti bisa mengungkapkannya beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
Sebelumnya Persija kalah 0-2 dari Persik Kediri, Minggu (12/3/2023).
Dua gol tim berjuluk Macan Putih itu dicetak oleh Al Hamra Hehanussa dan Mohamad Kanafi.
Sebelum kalah dari Persik Kediri, Persija dihajar Borneo FC Samarinda 1-3. Kemudian, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan ditahan Madura United 0-0.
Penampilan Persija memang tidak bagus saat away. Macan Kemayoran juga sempat kalah dari Bhayangkara FC 1-2.
Baca Juga: Persija Telan Kekalahan Beruntun, Thomas Doll: Kami Tidak Beruntung
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi