Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengaku sulit berkata-kata pasca kekalahan timnya dari Persik Kediri dalam laga pekan ke-30 BRI Liga 1 2022-2023, Minggu (12/3/2023).
Menurut juru taktik asal Jerman tersebut, Macan Kemayoran menunjukkan banyak kelemahan hingga tak berkutik dilumat Persik Kediri dengan skor 2-0 di di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur itu.
Ini merupakan kekalahan kedua beruntun Persija Jakarta di BRI Liga 1 setelah sebelumnya takluk dari Borneo FC dengan skor 1-3 di Stadion Segiri, Samarinda pada 8 Maret lalu.
Hasil ini kian menegaskan buruknya performa Persija saat memainkan laga tandang. Menyitat Transfermarkt, ini adalah kekalahan ketujuh mereka dari 14 laga tandang di BRI Liga 1 musim ini.
Thomas Doll mengaku kecewa timnya tidak kunjung membaik. Setidaknya ada empat kelemahan timnya yang disoroti eks pelatih Borussia Dortmund itu.
Pertama, Persija disebutnya gagal menunjukkan permainan cepat saat menghadapi Persik. Kedua, mereka juga kerap kalah dalam duel dan ketiga Macan Kemayoran dianggap buruk mengantisipasi bola-bola mati.
“Saya sulit berkata-kata atas permainan kami hari ini. Tentu saya merasa kecewa," kata Thomas Doll dalam konferensi pers pasca laga, Minggu (12/3/2023).
Selain menunjukkan tiga masalah di atas, Thomas Doll menyebut kelemahan keempat Persija di laga ini, yaitu timnya sulit mengubah strategi karena krisis pemain, di mana beberapa penggawa inti absen karena sakit seperti Hanno Behrens, Michael Krmencik dan Abdulla Yusuf Helal.
“Kami tidak bisa membuat perubahan karena kehilangan beberapa pemain kami. Jika dilihat di babak kedua kami sempat melakukan beberapa serangan namun selalu kesusahan di kotak penalti,” Thomas Doll melanjutkan.
Baca Juga: Persita vs PSM: Bernardo Tavares Minta Juku Eja Tampil Lebih Baik
“Kesulitan yang kami temui itu membuat perjuangan kami untuk meraih kemenangan menjadi berat. Sampai saat ini saya masih sulit berkata-kata. Namun saya pasti bisa mengungkapkannya beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Wow! Persebaya Surabaya Siapkan Strategi Gila-gilaan untuk Hadapi Persib Bandung
-
Preview Pertandingan dan Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persib Bandung BRI Liga 1 Hari Ini
-
Usai Kalahkan Persib Bandung, Artur Irawan Yakin Persik Bakal Bisa Taklukan Persebaya dan Persija
-
Prediksi Persita Tangerang vs PSM Makassar di BRI Liga 1: Head to head, Skor dan Link Live Streaming
-
Prediksi Skor Persita vs PSM di BRI Liga 1: Susunan Pemain, Head to Head, dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat