Suara.com - Persebaya mewaspadai tembakan bola mati dan bola hidup lewat crossing hadapi Persib Bandung dalam laga lanjutan BRI Liga 1 Indonesia, sore ini. Sebab ini salah satu kelemahan Persebaya di pertandingan sebelumnya.
Hal itu dikatakan Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso. Lini pertahanan menjadi sorotan karena melakukan kesalahan yang membuat hilangnya poin. Persebaya kalah 1-2 melawan Barito Putera.
Dua gol yang masuk ke gawang Ernando Ari diawali dengan skema crossing.
“Latihan kali ini untuk mengantisipasi kelemahan dari laga kemarin, karena ketika lawan mencetak gol lewat bola mati dan gol bola hidup. Semuanya lewat crossing, jadi ini saya yang antisipasi,” kata Aji dalam laman resmi Persebaya.
Sementara itu evaluasi lainnya adalah saat melawan Rans Nusantara FC.
“Sebenarnya ada momen untuk bangkit saat lawan Rans, namun kedudukan harus sama. Ada sedikit beban psikis, tetapi saya melihat sisa pertandingan harus kita maksimalkan untuk meraih tiga poin,” kata Aji Santoso.
Lanjutan pekan ke-30 BRI Liga 1 2022/2023 menghadirkan big match Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung.
Partai klasik Persebaya Surabaya vs Persib Bandung ini akan dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/3/2023) sore pukul 15:00 WIB.
Persib terpaku di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 52 poin dari 27 pertandingan, terpaut 13 angka dari PSM yang telah bermain 29 kali.
Baca Juga: BRI Liga 1: Daftar 21 Pemain Persib Hadapi Persebaya Sore Ini
Bicara head-to-head, dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Persebaya, Persib berhasil meraih lima kemenangan.
Adapun Persebaya memenangkan tiga pertandingan lainnya dan satu laga sisa berakhir imbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis