Suara.com - Berikut prediksi Real Sociedad vs AS Roma dalam pertandingan leg kedua 16 besar Liga Europa 2022-2023. Laga ini akan berlangsung di Reale Arena, San Sebastian, Jumat (17/3/2023) pukul 03.00 WIB.
Real Sociedad menjamu AS Roma dengan tekanan besar. Mereka saat ini tertinggal agregat setelah kalah 0-2 dari Serigala Ibu Kota pada leg pertama di Stadion Olimpico pada 10 Maret lalu.
Celakanya, performa Sociedad pasca kekalahan itu tak kunjung membaik. Ketika bertandang ke markas Real Mallorca di Liga Spanyol akhir pekan lalu, mereka cuma mampu bermain imbang 1-1.
Hasil itu membuat Real Sociedad kini tak memetik satu kemenangan pun dalam lima laga terakhirnya dengan rincian tiga imbang dan dua kekalahan.
Performa buruk itu jelas menambah berat beban Real Sociedad yang harus mengalahkan AS Roma minimal dengan keunggulan 3 gol untuk bisa melangkah ke perempat final Liga Europa 2022-2023.
Di sisi lain, AS Roma yang berada di atas angin datang ke Reale Arena dengan kondisi muram. Mereka baru saja dihajar Sassuolo di Liga Italia dengan skor 3-4.
Kekalahan itu memutus momentum AS Roma yang sempat mencatatkan dua kemenangan beruntun. Sebelum menekuk Sociedad, tim asuhan Jose Mourinho diketahui mampu menjinakkan Juventus dengan skor 1-0.
Meski saat ini unggul agregat 2-0, posisi AS Roma bisa dibilang belum aman, mengingat tren laga tandang mereka di Liga Europa yang tak terlalu baik di mana cuma menang sekali dalam empat pertandingan.
Rekor Pertemuan Real Sociedad vs AS Roma
Pertemuan Terakhir
10-03-2023 Roma 2-0 Sociedad (UEL).
5 Pertandingan Terakhir Real Sociedad
18-02-23 Sociedad 1-1 Celta (Liga Spanyol)
26-02-23 Valencia 1-0 Sociedad (Liga Spanyol)
04-03-23 Sociedad 0-0 Cadiz (Liga Spanyol)
10-03-23 Roma 2-0 Sociedad (UEL)
12-03-23 Mallorca 1-1 Sociedad (Liga Spanyol).
5 Pertandingan Terakhir AS Roma
24-02-23 Roma 2-0 Salzburg (UEL)
01-03-23 Cremonese 2-1 Roma (Liga Italia)
06-03-23 Roma 1-0 Juventus (Liga Italia)
10-03-23 Roma 2-0 Sociedad (UEL)
13-03-23 Roma 3-4 Sassuolo (Liga Italia).
Berita Terkait
-
Hasil Napoli vs Frankfurt: Lumat Tamunya 3-0, Partenopei ke Perempat Final Liga Champions
-
Hasil Liga Champions: Liverpool Disingkirkan Real Madrid, Kalah Agregat 2-6
-
Real Madrid vs Liverpool: 6 Fakta Menarik dan Link Live Streaming
-
Cetak Quintrick di Liga Champions, Erling Haaland sampai Lupa Gol yang Telah Dicetak Sendiri untuk Manchester City
-
Freiburg vs Juventus: Bianconeri Terancam Tanpa Diperkuat Federico Chiesa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati