Suara.com - Nama George Brown menjadi satu dari beberapa pemain muda yang dipercaya pelatih kepala Persebaya Surabaya, Aji Santoso masuk dalam starting line-up tim saat menghadapi Persikabo 1973 beberapa waktu lalu.
Brown mengisi posisi bek sayap kanan yang selama ini dihuni Koko Ari Araya. Tampil reguler sejak menit awal, pemain 23 tahun kelahiran London, Inggris itu tampil tidak mengecewakan.
Hanya saja dari segi fisik, dia mengakui penampilannya belum konsisten.
Meski begitu, Brown bersyukur bisa mendapat kepercayaan dari Aji Santoso untuk turun sejak awal pertandingan dan membawa tim berjuluk Bajul Ijo meraih kemenangan, memutus rentetan hasil negatif yang tak pernah menang dalam enam laga terakhir di BRI Liga 1.
“Ya, aku fisiknya masih kurang soalnya mainnya tidak konsisten,” tutur Brown seperti dimuat laman Liga Indonesia Baru, Selasa (28/3/2023).
“Yang paling penting tim menang meraih tiga poin. Kita sudah cari hasil terbaik di enam game tidak berhasil, tapi sekarang Alhamdulillah bisa menang,” imbuhnya.
Brown bertekad memperbaiki penampilannya agar ke depannya terus mendapat menit bermain yang ideal.
“Aku kerja keras musim ini agar musim depan fisiknya naik dan adaptasi ke tim bisa lebih tenang lagi,” ungkap saudara kandung pemain Persita Tangerang, Jack Brown itu.
Dia mengakui ada perbedaan gaya permainan yang mencolok saat menimba ilmu di Inggris dengan di Persebaya.
Baca Juga: Absen Perkuat Persib Lawan Persija, Jupe: Tapi yang Lain Siap Tempur, Semuanya
“Waktu di Inggris long all mainnya fisik. Di Persebaya mainnya position dan pegang bola harus kuat dan tenang,” jelas Brown.
“Soalnya ini musim pertamaku profesional aku harus belajar agar tenang lagi,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemerasan Modus Kencan via MiChat, 5 Orang Dibekuk Polisi Pekanbaru
-
Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan