Suara.com - Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tidak mengizinkan pemain muslim untuk buka puasa di tengah pertandingan. Fans Paris Saint-Germain (PSG) pun menyampaikan kritik keras saat timnya menghadapi Olympique Lyon, Senin (3/4/2023).
Fans Paris Saint-Germain (PSG) mengecam FFF yanng menolak menghentikan pertandingan malam sejenak untuk memberikan waktu para pemain muslim berbuka puasa di buka suci Ramdhan.
FFF beralasan bahwa sikap mereka merupakan sebuah "netralitas sepak bola di tempat latihan".
"Tanggal, segelas air, mimpi buruk FFF," tulis sebuah kalimat yang dibentangkan fans garis keras PSG, Collectif Ultras Paris, di belakang gawang Parc des Princes, sebagai kritik terhadap FFF.
Mereka menyampaikan protes tersebut ketika PSG menjamu Lyon dalam laga pekan ke-29 Ligue 1 Prancis 2022-2023 yang pada akhirnya dimenangkan tim tamu dengan skor tipis 1-0.
FFF dilaporkan telah mengirim email ke Komisi Wasit Federal (CFA) untuk melarang interupsi selama pertandingan sepak bola bagi pemain Muslim untuk membiarkan mereka berbuka puasa.
E-mail yang bocor itu juga mengatakan bahwa siapa pun yang melanggar ketentuan akan dikenakan tindakan disipliner dan/atau pidana.
Keputusan itu merujuk undang-undang tahun 1905 di Prancis yang meresmikan pemisahan Gereja dan Negara.
Berbeda dengan Ligue 1 Prancis, Liga Inggris pekan lalu mengumumkan bahwa para pemain diperbolehkan berbuka puasa di tengah pertandingan selama bulan Ramadhan.
Baca Juga: Berikut Klasemen Liga Inggris Usai Everton vs Tottenham Berakhir Imbang 1-1
Pemain Nantes Dicoret dari Skuad karena Puasa
Jaouen Hadjam, bek Nantes berusia 20 tahun, dikeluarkan dari skuad pertandingan oleh pelatih kepala tim senior Antoine Kombouare karena berpuasa pada hari pertandingan selama Ramadan.
Tentang absennya pemain Aljazair-Prancis Hadjam, Kombouare mengatakan bahwa para pemain "tidak boleh berpuasa" agar fit dan menghindari cedera selama pertandingan.
"Dan mereka yang berpuasa tidak masuk grup," katanya karena tidak memilih Hadjam untuk pertandingan kontra Reims.
Pada Minggu, Nantes yang tanpa kehadiran Hadjam menderita kekalahan telak 0-3 dari Reims dalam lanjutan Ligue 1 Prancis di Stade De La Beaujoire, sebagaimana dilansir dari Anadolu Agency, Selasa (4/4/2023).
Berita Terkait
-
Sosok Jaouen Hadjam, Pemain Muslim Liga Prancis Dicoret Karena Puasa
-
Hasil Liga Prancis Semalam: PSG Ditaklukkan Lyon di Parc de Princess
-
Heboh Suporter Asyik Bikin Film Dewasa di Stadion Liga Prancis saat Nice Hadapi Lille
-
Lionel Messi dan Mbappe Mandul, PSG Ditahan Reims 1-1 di Liga Prancis
-
Liga Prancis Bergulir Lagi, PSG Siap Langsung Turunkan Kylian Mbappe dan Neymar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan