Bola / Bola Indonesia
Selasa, 04 April 2023 | 12:00 WIB
Pelatih Bali United FC Stefano “Teco” Cugurra memberi keterangan pers di Yogyakarta, Kamis (9/2/2023) sehari menjelang laga Bali United FC melawan Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Jumat (10/2/2023). ANTARA/HO-Bali United FC

Suara.com - Alih-alih memetik hasil positif dalam lawatannya di kandang Borneo FC, Bali United FC justru harus menerima kekalahan telak 5-1 dari tuan rumah pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (3/4/2023) malam.

Lima gol Borneo FC melalui hattrick Matheus Pato di menit ke-16, 31, dan 42 serta dua gol lainnya sumbangsih Jonathan Bustos di menit ke-49 dan Stefano Lilipaly di menit ke-70.

Sementara Bali United hanya bisa mencetak satu gol melalui Privat Mbarga di menit ke-22.

Atas hasil buruk yang diterima timnya, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menyebut marking yang diterapkan pemain tidak berjalan dengan baik di lapangan.

Hal itulah yang menjadi biang dari kekalahan telak Bali United dari Borneo FC.

“Ya kita hari ini (kemarin) kurang marking lawan. Sementara lawan bermain lebih bagus dari kita dan kita harus terima kekalahan ini,” beber pelatih yang akrab disapa Teco itu seperti dikutip dari laman resmi LIB.

Dia memuji kejelian pemain Borneo FC yang berhasil memanfaatkan kelonggaran penjagaan yang dilakukan oleh pemain Bali United.

Terutama penampilan bomber haus gol Borneo FC, Matheus Pato yang tampil gemilang sepanjang pertandingan dan tampil sebagai pembeda.

“Waktu mereka bisa mencetak gol pertama dari penalti, kita harus bisa keluar tapi kita kurang marking jadi bisa tambahan gol tapi Pato (Matheus) main bagus sekali,” ungkap juru taktik asal Brasil itu.

Baca Juga: Vietnam Tanpa Park Hang-seo Jadi Sasaran Empuk Timnas Indonesia di SEA Games 2023?

Kegagalan memetik poin membuat Bali United gagal menggusur Borneo FC dari posisi ke-4 di tangga klasemen sementara BRI Liga 1 2022/2023.

Load More