Suara.com - Batalnya Piala Dunia U-20 2023 digelar di Indonesia membuat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong nganggur alias memiliki banyak waktu luang hingga Juni mendatang.
Praktis FIFA Matchday pada Juni 2023 jadi agenda terdekat pelatih asal Korea Selatan itu bersama Timnas Indonesia senior.
Sementara Timnas Indonesia U-22 yang berlaga di SEA Games 2023 dibsesut oleh Indra Sjafri sebagai pelatih kepala.
Lantas, kegiatan apa yang bisa dijalani Shin Tae-yong di waktu nganggurnya ini? Persiapan matang untuk Timnas Indonesia lawan Palestina di FIFA Matchday tentu jadi fokus utama.
Namun hal itu tak serta merta jadi satu-satunya kegiatan yang bisa dijalani STY dalam waktu dekat ini.
Lantas apa saja kegiatan lainnya yang mungkin dilakukan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu?
1. Pulang Kampung
Jeda waktu yang cukup lama bisa membuat Shin Tae-yong pulang kampung ke Korea Selatan, satu hal yang sangat mungkin dilakukan.
Pulang kampung ini sebenarnya bisa dilakukan STY jika Piala Dunia U-20 2023 tetap digelar di Indonesia, pasalnya ia memiliki agenda TC timnas U-20 di negara asalnya.
Baca Juga: Deretan Jebolan Garuda Select di Skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games
2. Rehat dari Media Sosial
Selama menukangi timnas Indonesia, STY kerap menghabiskan waktunya berselancar di media sosial membagikan aktivitas timnya.
Hal ini bisa diistiratkan sejenak, STY bisa menikmati waktu senggang bersama keluarga, seperti berlibur bersama misalnya.
3. Bahas Kontrak
Masalah ini termasuk hal yang sensitif, kontrak STY di timnas Indonesia berakhir pada akhir tahun ini dan hal itu menimbulkan kekhawatiran.
Catatan gemilang STY dalam menaikkan performa timnas Indonesia patut diapresiasi, banyak kalangan meminta PSSI memperpanjang kontraknya.
Berita Terkait
-
2 Bintang Timnas Indonesia Resmi Bertahan di Liga Inggris Meski Dirumorkan Bakal Hengkang
-
Maarten Paes Hengkang ke Ajax, Timnas Indonesia Masih Punya Satu Wakil di MLS
-
KUIS: Seberapa Update Kamu soal Ivar Jenner? Buktikan Kemampuanmu di Sini
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
-
Kata-kata Pertama Emil Audero Usai Jadi Korban Lemparan Flare di Laga Cremonese vs Inter Milan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
2 Bintang Timnas Indonesia Resmi Bertahan di Liga Inggris Meski Dirumorkan Bakal Hengkang
-
Maarten Paes Hengkang ke Ajax, Timnas Indonesia Masih Punya Satu Wakil di MLS
-
KUIS: Seberapa Update Kamu soal Ivar Jenner? Buktikan Kemampuanmu di Sini
-
Misi Revans di GBLA, Beckham Putra Tak Sabar Duel Lawan Mantan Bintang Persib di Malut United
-
Persib Bandung Gelar Doa Bersama 'Menuju Ramadan', Harapkan Juara
-
Kata-kata Pertama Emil Audero Usai Jadi Korban Lemparan Flare di Laga Cremonese vs Inter Milan
-
Drama Menit Akhir Bursa Transfer, Liverpool Blokade Curtis Jones ke Inter Milan
-
Malut United Jalin Kerja Sama dengan Klub Asuhan Jose Mourinho
-
Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres
-
Adam Przybek Dikabarkan Gabung PSIM Yogyakarta, Bojan Hodak Buka Suara