Bola / Bola Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 | 13:44 WIB
Pelatih timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto saat ditemui awak media di sela-sela memimpin latihan tim di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Latihan ini digunakan untuk persiapan Indonesia menjelang Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi yang digelar pada 5-22 Mei. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
Baca 10 detik
  • Indonesia mengalahkan China 1-0 melalui gol Keanu Sanjaya di King Abdullah Sports City pada Selasa, 5 Mei 2026.
  • Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto meminta pemain tetap fokus menghadapi laga Grup B selanjutnya melawan Qatar pada 9 Mei.
  • Kemenangan atas Qatar berpotensi meloloskan Indonesia ke perempat final Piala Asia U-17 sekaligus memperbesar peluang menuju Piala Dunia.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengingatkan anak asuhnya agar tidak larut dalam euforia setelah meraih kemenangan 1-0 atas China pada laga perdana Grup B Piala Asia U17 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026) waktu setempat, Indonesia mengamankan tiga poin lewat gol Keanu Sanjaya pada menit-menit akhir, tepatnya tiga menit sebelum waktu normal berakhir.

"Alhamdulillah tiga poin yang sangat penting dan saya berharap malam ini kita merayakan secukupnya karena masih ada pertandingan-pertandingan berikutnya yang sangat menentukan langkah kita ke Piala Dunia," kata Kurniawan.

Hasil positif tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan raihan tiga poin. Jumlah itu sama dengan Jepang yang berada di puncak usai menundukkan Qatar dengan skor 3-1 pada pertandingan pembuka.

Selanjutnya, Indonesia dijadwalkan menghadapi Qatar pada Sabtu (9/5/2026) pukul 23.30 WIB. Pada hari yang sama, Jepang akan berhadapan dengan China mulai pukul 23.00 WIB.

Jika mampu meraih kemenangan atas Qatar, peluang Indonesia untuk melangkah ke babak perempat final semakin terbuka lebar sekaligus memperbesar kesempatan mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026. Skenario tersebut berlaku dengan catatan Jepang tidak kalah dari China.

Sementara itu, peluang untuk mencatatkan pencapaian penting juga masih terbuka apabila Indonesia bermain imbang melawan Qatar, dengan syarat Jepang berhasil mengalahkan China pada laga lainnya.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi planning kami bisa berjalan dengan lancar dan tak lupa selalu minta dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia," kata Kurniawan.

Terkait calon lawan berikutnya, Kurniawan menilai kekuatan Qatar tidak jauh berbeda dengan China. Tim tersebut dikenal memiliki gaya bermain menyerang dengan mengandalkan perpindahan bola cepat.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026

Pada laga perdana, Qatar sempat memberi kejutan kepada Jepang dengan unggul lebih dulu lewat gol Ayokunle Tokode pada menit ke-25. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah Jepang bangkit di babak kedua melalui satu gol Kakeru Saito pada menit ke-51 serta dua gol Maki Kitahara pada menit ke-70 dan ke-76.

"Ya kita tau kita sudah menganalisis cara bermain Qatar kurang lebih seperti China. Mereka attack, mengandalkan switch play kita coba ada sisa waktu beberapa hari untuk antisipasi taktikal yang akan kita mainkan ketika lawan Qatar," tutup Kurniawan.

(Antara)

Load More