Suara.com - Pelatih Persib Bandung Luis Milla mengakui skuadnya tak bermain bagus di akhir laga BRI Liga 1 2022-2023. Hingga Persib pun dibantai Persikabo dengan skor telak 0-4.
Luis Milla mengklaim sebenarnya unggul nyaris di setiap momen. Namun, ada dua kesalahan yang membuat tim tamu bisa membuat gol.
"Ini sepakbola, ketika tim tidak bisa bermain bagus maka hasil bagus juga tidak bisa didapat. Yang menjadi pesan untuk musim depan adalah kami tidak bisa melakukan hal yang sama lagi," jelas Luis Milla dalam laman klub.
Persib, dinilai Luis Milla sudah mencoba mencetak gol dan banyak membuat peluang. Sayang, tak banyak gol tercipta.
Sebaliknya, Persikabo meskipun lebih sedikit peluang, tapi mampu menghasilkan gol yang lebih banyak.
Persib Bandung menutup musim Liga 1 2022-2023 di peringkat ketiga usai takluk dari Persikabo 1973 dengan skor 1-4 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu.
Empat gol yang tercipta dari Persikabo itu dicetak oleh Lucao di menit ke-41, Lucky Octavianto di menit ke-60, Silvio Pereira di menit ke-62, dan Pedro Henrique di menit ke-83. Sedangkan Persib hanya mampu mencetak satu gol oleh David Da Silva di menit ke-71 dalam laga kandangnya.
Meski kalah, laga itu pun cukup spesial bagi Persib karena merupakan laga terakhir bagi karir sepakbola I Made Wirawan.
Kiper senior itu pun menjadi legenda bagi Persib karena pernah membawa klub asal Bandung itu menjadi juara Liga Indonesia di tahun 2014 dan Piala Presiden di tahun 2015.
Baca Juga: Persebaya Puas Berakhir di Peringkat 6 Liga 1 2022-2023, Aji Santoso: Itu Papan Atas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun