Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta PT Liga Indonesia Baru atau PT LIB dan klub Liga 1 Indonesia melakukan audit internal. Ini menyusul adanya kisruh hadiah juara Liga 1 Indonesia, PSM Makassar yang tidak mendapatkan hadiah uang.
Audit itu dilakukan untuk mengetahui pangkal masalah kisruh itu.
"Terus terang, saya yang baru masuk 16 Februari lalu kaget mengetahui hal ini. Banyak ketidak konsisten dan tidak terbuka di keuangan LIB dan juga PSSI, sehingga saya akan segera minta dilakukan audit," kata Erick Thohir di Jakarta, Rabu siang.
Erick Thohir mencatat pada tahun 2015 tidak ada bonus untuk juara Liga 1. Lalu berikutnya selama dua tahun 2016-2017 disediakan bonus.
Namun sejak 2018 hingga kini tidak ada lagi.
"Saya dengar katanya uang untuk hadiah atau bonus sudah diserahkan LIB ke PSSI. Namun mana? Saya tidak tahu. Begitu juga di PSSI, bagaimana pertanggungan jawabnya. Ini juga membuka celah bahwa ada tercampur antara uang dari LIB, uang FIFA Forward, dan lainnya," tambahnya.
"Saya juga meminta kepada klub juga ikut memperbaiki manajemennya. Jika perlu setiap 6 bulan dilalukan audit, sehingga jika terjadi sesuatu, kami di PSSI jadi seperti pemadam kebakaran yang harus menyelesaikan problem akibat mismanajemen klub sendiri."
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menjawab banyaknya pertanyaan mengapa PSM Makassar tidak mendapatkan hadiah sebagai kampiun BRI Liga 1 2022/2023. Menurutnya, sejak awal musim sudah ada kesepakatan dari seluruh peserta liga bahwa tim juara hanya mendapatkan trofi.
Sejatinya, apa yang terjadi pada musim ini bukan hal baru.
Baca Juga: Mano Polking Dirumorkan Gantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Erick Thohir: Hati-hati Pyswar
Sebelumnya ini terjadi pada Liga 1 2021/2023 dan Liga 1 2019 di mana Bali United menjadi juara. Saat Persija Jakarta juara pada edisi 2018 hal tersebut juga terjadi.
Ini karena sebelum kompetisi dimulai sudah ada kesepakatan dengan seluruh peserta kompetisi.
Direktur Utama LIB, Ferry Paulus menyebut seluruh tim BRI Liga 1 sebagai gantinya menerima 'uang kontribusi' yang jumlahnya tidak disebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus