- Persib Bandung merekrut Sergio Castel, striker Spanyol berpengalaman, setelah mendatangkan Kurzawa dan Markx.
- Castel memiliki riwayat cedera signifikan pada musim 2019/2020 yang membuatnya absen selama 94 hari.
- Dengan usia 30 tahun dan 68 gol dari 230 penampilan, adaptasi serta kondisi fisik jadi kunci dampaknya.
Suara.com - Persib Bandung kembali membuat gebrakan pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Setelah mendatangkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx, Maung Bandung dikabarkan segera meresmikan striker asal Spanyol, Sergio Castel.
Berstatus pernah membela Atletico Madrid B dan Malaga, kedatangan Castel diprediksi akan menambah daya gedor Persib Bandung.
Namun ada sejumlah catatan untuk pemain kelahiran Madrid ini. Usianya sudah 30 tahun, dan seperti apa riwayat cederanya, apakah Persib blunder datangkan Castel? berikut ulasannya.
Di balik pengalaman dan insting golnya, riwayat cedera Sergio Castel layak untuk disoroti.
Berdasarkan catatan medis, cedera paling signifikan terjadi pada musim 2019/2020 saat ia membela Jamshedpur FC.
Pada musim tersebut, Castel mengalami dua cedera yang dirahasiakan. Kondisiitu membuatnya absen total selama 94 hari dan melewatkan 6 pertandingan.
Meski tidak tergolong cedera kronis berkepanjangan, absensi hampir tiga bulan dalam satu musim tetap menjadi catatan penting.
Untungnya sejak periode itu, tidak ada laporan cedera serius berulang. Namun, dengan faktor usia yang kini menginjak 30 tahun, risiko cedera tentu meningkat.
Baca Juga: Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
Statistik Bicara, Tapi Adaptasi Jadi Kunci
Hingga Maret 2024, Sergio Castel telah mencatatkan 230 penampilan dan 68 gol di semua kompetisi.
Angka ini menunjukkan konsistensi sebagai striker pekerja, meski bukan tipikal predator 20 gol per musim.
Bagi Persib, Castel adalah kombinasi pengalaman internasional, kematangan usia, dan naluri gol, namun dengan catatan fisik yang harus dikelola secara cermat.
Jika mampu dijaga kebugarannya, kehadiran Sergio Castel bisa menjadi solusi jangka pendek yang efektif untuk menambah daya gedor Maung Bandung di putaran kedua musim ini.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol