Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta menegaskan bahwa laga kontra Manchester City pada pekan ke-33 bukan penentu siapa tim yang berhak menjadi juara Liga Inggris 2022-2023.
Menurut Mikel Arteta, di tengah musim yang masih menyisakan enam pertandingan, semua kemungkinan bisa terjadi terlepas dari Arsenal atau Man City yang akan memenangkan laga pada 27 April mendatang.
"Tidak, jika kami menang besok, kami belum memenangkan liga. Mungkin persentasenya akan berubah, tetapi lima pertandingan di liga ini masih sangat sulit," tegas Mikel Arteta dikutip dari BBC, Selasa (25/4/2023).
Arsenal menatap laga ini dengan tekanan besar. Setelah sempat begitu nyaman di puncak klasemen, mereka mulai mendapatkan bahaya nyata usai tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.
Ketika musim memasuki periode krusial, Arsenal berturut-turut ditahan imbang Liverpool 2-2, West Ham 2-2 dan hampir kalah dari Southampton sebelum menagkhiri pertandingan 3-3.
Hasil minor itu membuat The Gunners kini cuma unggul lima poin dari Manchester City yang masih memiliki dua tabungan laga. Di tengah ancaman itu, mereka harus bertandang ke markas The Citizen di Etihad Stadium.
Arteta menolak bahwa laju buruk Arsenal di tiga laga terakhir merupakan tanda-tanda timnya mulai tegang dalam upaya mengakhiri puasa gelar Liga Inggris yang sudah berlangsung sejak musim 2003/2004.
"Ini lebih tentang situasi di momen-momen penting yang tidak berjalan sesuai keinginan kami. Efisiensi itu juga kuncinya, kami seharusnya mencetak lebih banyak dan kebobolan beberapa gol yang ceroboh," tegas Arteta.
Andai kalah dari Manchester City, Arsenal hanya akan unggul dua poin saat tim asuhan Pep Guardiola masih memiliki satu tabungan laga yang sewaktu-waktu bisa mengubah dinamika perburuan gelar juara.
Baca Juga: Ten Hag Isyaratkan Man United Bisa Pecundangi Man City di Final Piala FA
"Kami tahu kami harus pergi ke Etihad, itu akan sulit, tetapi apakah itu akan menentukan musim? Tidak," tegas Arteta
Berita Terkait
-
Arsenal Bisa Jadi Juara Liga Inggris, Ini Perhitungannya
-
Profil Wrexham FC, Klub Milik Artis Hollywood Juara Liga Inggris Divisi Lima
-
Pecat Cristian Stellini, Tottenham Hotspur Tunjuk Ryan Mason sebagai Pelatih Sementara
-
Cegah Man City Raih Treble Winner, Erik ten Hag: Man United Harus Tampil Sempurna
-
7 Kekalahan Paling Memalukan di Liga Inggris, Terbaru Tottenham Dibantai Newcastle 6-1
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia